Salurkan Solar Subsidi Tak Sesuai Regulasi, 91 SPBU Ditindak Pertamina

Senin, 18 Oktober 2021 14:30 Reporter : Anggun P. Situmorang
Salurkan Solar Subsidi Tak Sesuai Regulasi, 91 SPBU Ditindak Pertamina SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) telah melakukan penindakan kepada 91 lembaga penyalur atau SPBU diseluruh Indonesia karena melakukan penyaluran Solar Subsidi tidak sesuai regulasi yang ditetapkan.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Irto Ginting menjelaskan, penindakan ini adalah bukti komitmen Pertamina untuk menjaga amanah Pemerintah dalam menyalurkan Solar Subsidi secara tepat sasaran.

"Alasan penindakannya beragam, antara lain adalah penyaluran Solar Subsidi tidak sesuai regulasi Perpres 191/2014, pengisian Solar Subsidi dengan jeriken tanpa surat rekomendasi, pengisian ke kendaraan modifikasi, penyelewengan pencatatan/administrasi, dan melayani pengisian atau transaksi di atas 200 liter. Sanksi diberikan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan dengan baik," jelas Irto.

Adapun 91 SPBU yang ditindak ini merupakan SPBU yang sudah terbukti melakukan pelanggaran sampai dengan Oktober 2021. Saat ini tindakan yang diambil adalah penghentian pasokan atau penutupan sementara SPBU serta penagihan selisih harga jual Solar Subsidi sesuai harga keekonomiannya.

"Pertamina akan terus memonitor dan berkoordinasi dengan aparat serta seluruh stakeholder dalam melakukan pemantauan di lapangan. Kami tidak ragu-ragu memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang nakal," tambah Irto.

Untuk memastikan penyaluran, Pertamina juga melakukan pemantauan secara real time Informasi terkait stok dan proses melalui sistem digitalisasi di Pertamina Integrated Command Centre (PICC).

Masyarakat yang memiliki informasi dan melihat adanya indikasi penyelewengan penyaluran Solar Subsidi juga dapat langsung melaporkannya ke aparat yang berwenang serta ke Pertamina Call Center (PCC) 135.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari masyarakat, media, dan seluruh stakeholder. Ini adalah bentuk sinergi yang baik, dan bersama-sama kita dapat mewujudkan penyaluran Solar Subsidi yang tepat sasaran," terang Irto.

Baca juga:
Pertamina: Tidak Benar BBM Jenis Premium akan Dihapus
Polda Sumut: BBM Langka Bukan karena Indikasi Penimbunan
Ahok Perintahkan Direksi Pertamina Cek Kelangkaan Solar di Riau
BBM Solar Langka di Sumatera Bagian Utara, Menteri ESDM Sebut Stok Banyak
Ombudsman Investigasi Proyek Pipa Bandung-Cilacap III Diduga Ambil Alih Tanah Warga
Bos Pertamina Tempati Peringkat 17 Perempuan Paling Berpengaruh Dunia

2 dari 2 halaman

Detail SPBU Ditindak

SPBU yang ditindak adalah sebagai berikut:

Regional Sumatera Bagian Utara : 8 SPBU

Regeional Sumatera Bagian Selatan : 12 SPBU

Regional Jawa Bagian Barat : 14 SPBU

Regional Jawa Bagian Tengah : 26 SPBU

Regional Jawa Timur, Bali & Nusa Tenggara : 6

Regional Kalimantan : 12

Regional Sulawesi : 6

Regional Papua Maluku : 7

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini