Rupiah Terus Melemah di Tengah Wacana Perpanjangan PPKM Darurat

Jumat, 16 Juli 2021 16:53 Reporter : Idris Rusadi Putra
Rupiah Terus Melemah di Tengah Wacana Perpanjangan PPKM Darurat Rupiah. ©2018 Merdeka.com/Azzura Zurae

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore ditutup melemah di tengah wacana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.498 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.483 per USD.

Analis pasar uang Bank Mandiri, Rully Arya mengatakan, pergerakan Rupiah hari ini terpengaruh oleh perkembangan domestik.

"Dari domestik Rupiah dipengaruhi oleh sentimen kekhawatiran dari dampak ekonomi PPKM Darurat dan masih belum melandainya tingkat penularan kasus harian Covid-19," ujar Rully.

Di Indonesia, pada Kamis (15/7) jumlah kasus baru Covid-19 mencetak rekor harian baru yaitu 56.757 kasus sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 2.726.803 kasus.

Pemerintah pun berencana memperpanjang implementasi PPKM Darurat hingga enam minggu untuk menekan eskalasi kasus baru Covid-19.

"Selain itu kecenderungan adanya rebound Indeks Dolar karena ada kecenderungan flight to safety karena memburuknya pandemi akibat varian Delta di Asia," kata Rully.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.515 per USD. Sepanjang hari, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.498 per USD hingga Rp14.537 per USD.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat melemah ke posisi Rp14.517 per USD dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.503 per USD. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini