Rupiah sentuh Rp 14.800 per USD, BTN bakal naikkan bunga kredit

Selasa, 4 September 2018 15:02 Reporter : Merdeka
Rupiah sentuh Rp 14.800 per USD, BTN bakal naikkan bunga kredit Bank BTN. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah kini tercatat terus merosot di kisaran Rp 14.800. Beberapa ekonom bahkan memprediksi Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate yang kini sebesar 5,5 persen.

Melihat situasi ekonomi saat ini, Executive Vice President Non Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Suryanti Agustinar mengatakan, akan mempertimbangkan kenaikan kredit perbankan. Saat ini, Bank BTN akan memperhatikan kondisi pasar RI terlebih dahulu (wait and see).

"Dengan depresiasi ini dan jika memang nantinya BI akan kembali naikkan suku bunga acuan, kita dari perbankan pasti akan menaikan kredit tapi tentu kami melihat situasinya terlebih dahulu," tuturnya di Jakarta, Selasa (4/9).

Suryanti menekankan, jika pelemahan rupiah terus merosot dan menyentuh Rp 15.000 per USD, potensi bagi BBTN untuk menaikkan kredit perbankan akan semakin besar.

"Ya pasti lah BI rate naik, apalagi kurs dolar menembus Rp 15 ribu. Saya sih memprediksi bunga akan naik. Kredit itu pasti bakal naik, itu tinggal waktunya saja. Cuma kita nggak mau daya beli turun juga, jadi kita pasti hati-hati. Jika saatnya bunga naik, kita akan lakukan bertahap," ujarnya.

Lebih lanjut Fund Manager PT Valbury Capital Management Suryo Narpati menilai, depresiasi mata uang rupiah memicu kekhawatiran para investor.

"Namun Fitch yang memberikan afirmasi positif atas Indonesia menunjukan terkendalinya inflasi dapat menjadi topangan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (HSG)," ujarnya.

"Bauran sentimen ini bisa membuat IHSG bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini," tambah dia.

Diketahui, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Selasa (4/9). Pagi ini, Rupiah dibuka di Rp 14.823 per USD, melemah tipis dibanding penutupan sebelumnya di level Rp 14.815 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah terus melemah usai pembukaan, hingga menyentuh Rp 14.845 per USD. Namun kemudian bergerak menguat dan saat ini berada di level Rp 14.780 per USD.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini