Rupiah Menguat Jelang Rilis Data Cadangan Devisa

Senin, 7 Juni 2021 11:31 Reporter : Siti Nur Azzura
Rupiah Menguat Jelang Rilis Data Cadangan Devisa Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat di perdagangan hari ini, Senin (7/6). Rupiah dibuka di Rp14.270 per USD, menguat tipis dari penutupan di perdagangan sebelumnya di Rp14.295 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat melemah tipis ke Rp14.273 per USD, namun kemudian Rupiah menguat kembali. Meski demikian, Rupiah kembali melemah tipis dan saat ini berada di Rp14.271 per USD.

Tim Riset NH Korindo Sekuritas mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank pada awal pekan menguat jelang rilis data cadangan devisa Mei 2021. "Pelaku pasar menantikan rilis data cadangan devisa, penjualan ritel, dan Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia. Pelaku pasar juga tetap mencermati isu tapering AS seiring membaiknya data tenaga kerja AS," tulis tim di Jakarta, dikutip Antara, Senin (7/6).

Data tenaga kerja adalah salah satu acuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) dalam menetapkan kebijakan moneter, selain data inflasi. Inflasi tinggi dan tenaga kerja AS yang menguat, maka ekspektasi tapering pun semakin nyata.

Spekulasi pengurangan stimulus The Fed kembali muncul, pasca pernyataan Presiden The Fed wilayah Philadelphia Patrick Harker. Dia mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat melakukan pengurangan quantitative easing.

Sebelumnya Automatic Data Processing Inc (ADP) melaporkan sektor AS di luar sektor pertanian, berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 978 ribu sepanjang Mei 2021. Penambahan tersebut lebih banyak dari bulan sebelumnya 654 ribu tenaga kerja.

Dari domestik, pemerintah berencana untuk mengubah Undang-Undang (UU) Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Salah satu yang diubah adalah mengenai tarif PPN. Dalam dokumen revisi kelima Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, aturan tarif PPN diusulkan naik menjadi 12 persen dari yang saat ini berlaku sebesar 10 persen.

Nilai tukar rupiah relatif datar sepekan terakhir, dengan kurs spot melemah 0,07 persen ke level Rp14.295 per USD. Sementara itu, kurs JISDOR melemah 0,13 persen ke level Rp14.316 per USD. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini