Rupiah Menguat Dipicu Kebijakan Eropa yang Bersiap Kendurkan Pembatasan Sosial

Senin, 27 April 2020 17:03 Reporter : Idris Rusadi Putra
Rupiah Menguat Dipicu Kebijakan Eropa yang Bersiap Kendurkan Pembatasan Sosial Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada awal pekan masih melanjutkan momentum penguatan, yang kembali terjadi di menit-menit akhir perdagangan.

Rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,1 persen menjadi Rp15.385 per USD dari sebelumnya Rp15.400 per USD.

"Pasar menyambut gembira kabar dari AS dan sejumlah negara Eropa yang bersiap untuk mengendurkan pembatasan sosial (social distancing) dan karantina wilayah (lockdown)," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin (27/4).

Di AS, mulai pekan ini negara bagian Colorado, Mississippi, Minnesota, Montana, dan Tennessee bersiap mengikuti Georgia, Oklahoma, Alaska, dan South Carolina yang sudah membuka kembali keran aktivitas publik.

Penyebaran wabah Covid-19 yang terus melambat di Negeri Paman Sam membuat Presiden AS Donald Trump memberi restu kepada negara bagian yang akan mengendurkan kebijakan social distancing dan lockdown.

US Centers of Disease Control and Prevention mencatat jumlah pasien positif corona di AS per 25 April 2020 adalah 895.766 orang, naik dibandingkan posisi hari sebelumnya yaitu 865.585 orang.

Meski masih bertambah, tetapi secara persentase pertumbuhannya relatif kecil yaitu 3,49 persen. Sejak 8 April, persentase pertumbuhan harian kasus positif Covid-19 baru di AS sudah stabil di kisaran satu digit dan kurvanya semakin mendatar.

1 dari 1 halaman

Sentimen Lainnya

rev2

Sentimen positif bagi Rupiah lainnya yaitu mulai stabilnya harga minyak dunia dan adanya isu Bank Sentral Jepang Bank of Japan (BoJ) yang mempertimbangkan stimulus pembelian obligasi tanpa batas. BoJ akan mengumumkan hasil rapat moneternya Selasa besok.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp15.455 per USD. Sepanjang hari, Rupiah bergerak di kisaran Rp15.385 per USD hingga Rp15.494 per USD.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp15.591 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp15.553per dolar AS. [idr]

Baca juga:
Larangan Mudik Lebaran 2020 Bikin Rupiah Menguat Terhadap USD
Kurs Rupiah Menguat ke Level Rp15.415/USD Dipicu Bangkitnya Harga Minyak Dunia
Hari Ini, Rupiah Melemah ke Level Rp15.543 per USD
Rupiah Kembali Menguat Usai S&P Pertahankan Peringkat Utang RI
Chatib Basri Usul Bank Indonesia Terapkan Modern Monetary Theory Bantu Atasi Corona
Rupiah Melemah ke Level Rp15.485/USD Dibayangi Sentimen Penyebaran Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini