Rupiah Menguat Dipengaruhi Aksi Pasar Tunggu Hasil Pilpres AS

Rabu, 4 November 2020 10:27 Reporter : Siti Nur Azzura
Rupiah Menguat Dipengaruhi Aksi Pasar Tunggu Hasil Pilpres AS Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Rabu (4/11). Rupiah dibuka di Rp14.518 per USD, menguat dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.585 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menguat ke posisi Rp14.513 usai pembukaan, namun langsung melemah ke Rp14.555 per USD. Meski sempat menguat kembali, namun Rupiah melemah lagi dan saat ini berada di Rp14.553 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat seiring pelaku pasar yang menantikan hasil pemungutan suara pemilihan presiden Amerika Serikat.

"Nilai tukar dolar AS semalam melemah mengikuti sentimen pasar yang kembali masuk ke aset berisiko karena pasar mengantisipasi kemungkinan kemenangan Biden dalam pilpres AS dengan poling-poling terbaru," kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (4/11).

Hari ini hasil perhitungan suara sudah mulai masuk dan pasar akan bereaksi dengan hasil tersebut. Pagi ini terlihat Trump lebih unggul dibandingkan Biden yang mendorong penguatan nilai tukar dolar kembali, tapi peta perhitungan terus berubah dan ketat.

Dia memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.550 per USD hingga Rp14.700 per USD. "Perhitungan suara yang ketat akan mendorong pasar berhati-hati dan keluar dari aset berisiko. Dan ini bisa melemahkan nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS," imbuhnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini