Rupiah Melemah ke Rp14.650 per USD Tertekan Membaiknya Aktivitas Manufaktur AS

Rabu, 2 September 2020 09:53 Reporter : Idris Rusadi Putra
Rupiah Melemah ke Rp14.650 per USD Tertekan Membaiknya Aktivitas Manufaktur AS Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta tertekan dipengaruhi perbaikan data ekonomi Amerika Serikat. Pada pukul 9,15 WIB, Rupiah melemah 78 poin atau 0,53 persen menjadi Rp14.650 per USD dari sebelumnya Rp14.573 per USD.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini nilai tukar regional terlihat tertekan terhadap dolar AS.

"Penguatan dolar AS ini dipicu oleh membaiknya data indeks aktivitas manufaktur AS bulan Agustus yang dirilis semalam," ujar Ariston.

Indeks PMI AS berada di level 56 yang merupakan angka tertinggi dalam 19 bulan terakhir. Hal tersebut mengindikasikan aktivitas pabrik di AS semakin bergeliat dan ekspansif.

Menurut Ariston, sentimen tersebut bisa turut menekan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS hari ini, ditambah faktor deflasi dalam negeri Agustus 2020 yang mengindikasikan daya beli masyarakat belum membaik.

"Namun di sisi lain sikap The Fed yang longgar bisa menahan pelemahan rupiah tidak terlalu jauh," katanya.

Baca Selanjutnya: Perkiraan Pergerakan Rupiah...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Rupiah
  3. Ekonomi Indonesia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini