Rupiah Melemah ke Posisi Rp14.212 per USD, Ini Kata Menko Darmin

Jumat, 2 Agustus 2019 16:07 Reporter : Anggun P. Situmorang
Rupiah Melemah ke Posisi Rp14.212 per USD, Ini Kata Menko Darmin idr rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) melemah ke posisi Rp14.212 per USD. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi, Rupiah berada pada level Rp14.179 per USD.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pelemahan Rupiah dipicu oleh pernyataan Gubernur bank sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome Powell, yang memberi sinyal tak lagi menurunkan suku bunga acuan.

"Ini karena orang terpengaruh saja dengan orasi yang ini. Nanti juga dia balik lagi," ujar Menko Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/8).

Menko Darmin melanjutkan, pelemahan nilai tukar juga disebabkan oleh adanya rencana Amerika Serikat mengenakan tarif impor baru kepada China. Meski demikian, pengaruh pernyataan ini tidak terlalu besar.

"Saya lebih cenderung menganggap itu (Pernyataan Jerome Powell), karena kalau semuanya bilang itu adalah pengaruhnya the fed. Tapi juga adalah pengaruhnya Amerika," jelasnya.

Diketahui, The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran dua persen hingga 2,25 persen, Rabu (31/7) lalu. The Fed memangkas hanya sebagai antisipasi pelemahan ekonomi akibat perang dagang, dan tidak memberi sinyal penurunan dalam jangka panjang.

Pernyataan Powell mengenai pemangkasan suku bunga merupakan penyesuaian kebijakan The Fed terhadap kenaikan suku bunga tahun lalu. Pemotongan suku bunga juga bukan berarti The Fed akan secara agresif menurunkan tingkat suku bunga.

"Pernyataan tersebut mendorong investor menempatkan dananya dalam dolar AS di tengah kemungkinan pemotongan suku bunga yang akan lebih agresif dilakukan bank sentral lainnya," kata Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (2/8). [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini