Rupiah Melemah Diterpa Sentimen Peningkatan Kasus Covid-19

Rabu, 18 November 2020 11:14 Reporter : Siti Nur Azzura
Rupiah Melemah Diterpa Sentimen Peningkatan Kasus Covid-19 Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (18/11). Rupiah dibuka di Rp14.060 per USD, atau melemah dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.055 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih menunjukkan pelemahannya usai pembukaan hingga sentuh Rp14.080 per USD. Meski sempat stagnan, Rupiah kembali melemah dan saat ini berada di Rp14.094 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah melemah di tengah beragam sentimen. Pagi ini di pasar Asia pergerakan instrumen bervariasi. Ada yang positif dan ada yang negatif.

"Sentimen positif karena laporan pengembangan vaksin covid-19, tertutupi oleh kekhawatiran pasar soal peningkatan kasus covid-19 yang bisa memicu pelambatan pemulihan ekonomi," ujar Ariston dikutip Antara, Rabu (18/11).

Tapi dari dalam negeri, sentimen masih positif di antaranya surplus neraca perdagangan Oktober, proyeksi pertumbuhan positif ekonomi Indonesia di kuartal keempat oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia juga diperkirakan akan menahan suku bunga acuannya sehingga tingkat imbal hasil aset rupiah masih menarik di mata investor.

Dia memperkirakan, rupiah bergerak di kisaran Rp14.000 per USD hingga Rp14.150 per USD. "Sentimen positif dalam negeri tersebut mungkin bisa menahan sentimen negatif dari eksternal," jelasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini