Rupiah Masih Melemah Usai BI Turunkan Suku Bunga

Jumat, 20 November 2020 10:16 Reporter : Siti Nur Azzura
Rupiah Masih Melemah Usai BI Turunkan Suku Bunga rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Jumat (20/11). Rupiah dibuka di Rp14.160 per USD atau melemah tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.155 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih melemah tipis usai pembukaan dan bertahan di Rp14.167 per USD. Namun, Rupiah langsung melemah tajam dan saat ini berada di posisi Rp14.200 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta masih lanjut terkoreksi usai bank sentral menurunkan suku bunga acuan. Menurutnya, pergerakan aset berisiko di pasar Asia pagi ini terlihat beragam.

"Kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus COVID-19 di dunia yang menekan aset berisiko beradu dengan harapan efektifitas vaksin," kata Ariston, dikutip Antara, Jumat (20/11).

Dari dalam negeri, keputusan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia bisa menekan laju rupiah terhadap dolar AS karena selisih (spread) imbal hasil yang menipis. Namun di sisi lain, dolar AS terlihat tertekan terhadap nilai tukar negara berkembang pagi ini.

Dia memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.100 per USD hingga Rp14.200 per USD. "Rupiah bisa bergerak dalam kisaran sempit dan mungkin ikut menguat mengikuti pergerakan nilai tukar lainnya," jelasnya.

Baca Selanjutnya: BI Turunkan Suku Bunga Jadi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini