Rupiah Ditutup Melemah Dipengaruhi Lolosnya Paket Stimulus AS

Senin, 19 Oktober 2020 17:14 Reporter : Siti Nur Azzura
Rupiah Ditutup Melemah Dipengaruhi Lolosnya Paket Stimulus AS Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada pada awal pekan ditutup melemah di tengah harapan pasar atas lolosnya paket stimulus lanjutan di Amerika Serikat (AS). Rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.708 per USD dari sebelumnya Rp14.698 per USD.

"Dari eksternal, pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi Kongres AS meloloskan langkah-langkah stimulus terbaru sebelum pemilihan presiden 3 November mendatang," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, dikutip Antara, Senin (19/10).

Ketua DPR AS Nancy Pelosi telah menetapkan tenggat waktu Selasa (20/10) bagi Kongres untuk mengesahkan langkah-langkah tersebut dan optimistis tenggat itu dapat dipenuhi. Presiden AS Donald Trump juga telah memperbarui tawaran untuk menaikkan besaran paket stimulus.

Sementara itu China melaporkan pertumbuhan PDB yang lebih kecil dari perkiraan untuk kuartal ketiga, yaitu 4,9 persen. Namun produksi industri Negeri Tirai Bambu tumbuh 6,9 persen dan penjualan ritel tumbuh 3,3 persen. Sedangkan tingkat pengangguran 5,4 persen, turun dari kuartal sebelumnya 5,6 persen.

Sebelumnya, Rupiah dibuka di Rp14.670 per USD, atau menguat dibanding penutupan minggu lalu di Rp14.697 per USD. Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.741 per USD dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.766 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat stagnan pada siang hari di Rp14.699, namun langsung melemah ke Rp14.725 per USD. Kemudian, Rupiah kembali stagnan jelang akhir penutupan, dan ditutup menguat di Rp14.708 per USD. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini