Rupiah Diprediksi Menguat Usai Pelonggaran Lockdown di Sejumlah Negara

Selasa, 26 Mei 2020 12:12 Reporter : Siti Nur Azzura
Rupiah Diprediksi Menguat Usai Pelonggaran Lockdown di Sejumlah Negara Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa diprediksi akan bergerak menguat seiring pelonggaran lockdown di sejumlah negara. Pada pukul 9.41 WIB, rupiah masih melemah 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.750 per USD dari sebelumnya Rp14.710 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelonggaran lockdown dan kabar kemajuan penemuan vaksin masih menjadi penggerak penguatan aset-aset berisiko di pasar keuangan.

"Sentimen ini menutupi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah yang masih meningkat dan ketegangan baru AS dan China," ujar Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (26/5).

Dia menjelaskan, nilai tukar negara berkembang terlihat menguat pagi ini terhadap dolar AS. Indeks saham Asia bergerak positif. Yang terbaru, Jepang dikabarkan mencabut status darurat COVID-19. Singapura akan melakukan pelonggaran lockdown tahap 2. Inggris melanjutkan rencana pembukaan lockdown yang akan dijalankan pada Juni.

Sementara itu, perusahaan bioteknologi AS Novavax mengumumkan kemajuan penemuan vaksin yang saat ini sedang dilakukan uji klinis terhadap manusia. Namun di sisi lain, penyebaran wabah yang masih meningkat tetap masih menjadi kekhawatiran pasar karena vaksin belum ditemukan.

"Ketegangan baru antara AS dan China juga menjadi kekhawatiran baru pasar. Hubungan AS dan China memanas karena provokasi AS soal penyebaran virus dan kini soal Hongkong," imbuhnya.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke kisaran Rp14.600 per USD dan resisten Rp14.800 per USD. Pada Rabu (20/5) lalu, rupiah ditutup menguat 60 poin atau 0,41 persen menjadi Rp14.710 per USD dari sebelumnya Rp14.770 per USD. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini