Rupiah Diprediksi Berfluktuasi, Namun Ditutup Menguat di Rp14.525 per USD

Selasa, 20 April 2021 08:00 Reporter : Anggun P. Situmorang
Rupiah Diprediksi Berfluktuasi, Namun Ditutup Menguat di Rp14.525 per USD Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (USD) diperkirakan dibuka berfluktuasi pada perdagangan hari ini, Selasa (20/4). Meski demikian, mata uang Garuda diperkirakan akan ditutup menguat pada level Rp14.525 per USD.

"Mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp14.525 hingga Rp14.580 per USD," ujar Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam riset harian, Jakarta

Ibrahim mengatakan, Dollar disematkan didekat level terendah setelah Federal Reserve AS menegaskan kembali pandangannya bahwa setiap lonjakan inflasi kemungkinan bersifat sementara. Kekhawatiran investor tentang jumlah Covid-19 yang terus meningkat secara global.

"Di samping jumlah kematian global akibat virus yang mencapai angka 3 juta, juga membatasi kerugian emas. Peluncuran vaksin Covid-19 yang lebih lambat dari yang diharapkan dan lonjakan strain mutan Covid-19 juga tetap mengkhawatirkan," jelasnya.

Dunia dikagetkan dengan dua laporan kasus pertama dari strain N501Y Covid-19 yang bermutasi selama akhir pekan. Hong Kong melarang penerbangan ke kota itu dari India, Pakistan, dan Filipina, setelah melaporkan dua kasus pertama dari jenis virus N501Y Covid-19 yang bermutasi.

Sementara itu, Federal Reserve AS menyatakan bahwa ekonomi AS 'siap runtuh' karena vaksinasi Covid-19 berlanjut dan aktivitas ekonomi meningkat. Juga ditegaskan, kenaikan inflasi di negara tersebut kemungkinan hanya sementara. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini