Rupiah berhasil ditutup menguat di Rp 13.263 per USD

Selasa, 7 Juni 2016 17:18 Reporter : Idris Rusadi Putra
Rupiah berhasil ditutup menguat di Rp 13.263 per USD dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat di perdagangan hari ini, Selasa (7/6). Rupiah ditutup di Rp 13.263 per USD atau menguat 107 poin (0,80 persen) dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.370 per USD

Mengutip data Bloomberg, Rupiah dibuka di Rp 13.361 per USD dan terus bergerak menguat. Rupiah sempat menyentuh titik tertingginya di Rp 13.250 per USD yaitu pukul 11.15 WIB.

Informasi saja, Rupiah menjadi mata uang terbaik kelima di Asia sepanjang tahun berjalan. Mata uang resmi Indonesia itu sudah menguat sekitar 1 persen terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Di atasnya ada dolar Singapura yang mengalami apresiasi lebih dari 2 persen, ringgit Malaysia hampir 4 persen, yen Jepang sekitar 8 persen, dan kyat Myanman lebih dari 10 persen.

Keperkasaan kyat menjadi catatan tersendiri. Itu dinilai menjadi pertanda kebangkitan Myanmar setelah satu dekade terisolasi.

Kemenangan Aung San Suu Kyi dalam pemilu terbuka pertama Myanmar sejak 1990 dianggap menjadi pemicu kebangkitan kyat. Investasi asing mulai mengalir ke negeri berjuluk Tanah Emas tersebut.

Sejatinya, Myanmar sudah menjalankan serangkaian reformasi untuk merevitalisasi ekonomi dan masyarakat sejak junta militer resmi bubar pada 2011.

Atas dasar itu, General Electric (GE) menanamkan investasi di Myanmar empat tahun lalu. Tren penguatan kyat sejauh ini membuktikan bahwa keputusan bisnis perusahaan teknologi Amerika Serikat tersebut tepat.

Andrew Lee, pemimpin GE Myanmar, mengatakan, penguatan mata uang penting untuk mengembangkan ekonomi. Sebab, biaya impor kian murah dan menurunkan ongkos pembangunan infrastruktur. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini