Rudiantara Ingin Bangun Rumah dengan Printer 3D, Bagaimana Nasib Kuli Bangunan?

Selasa, 17 September 2019 14:23 Reporter : Merdeka
Rudiantara Ingin Bangun Rumah dengan Printer 3D, Bagaimana Nasib Kuli Bangunan? perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendorong agar program sejuta rumah dibangun menggunakan printer 3D. Bila tercapai, program ini bisa membantu efisiensi pembangunan rumah tapak.

Menurutnya, perlu pembangunan sejuta rumah bisa makin cepat dengan printer 3D. Dia pun menggagas agar pemerintah mencari unicorn 3D printing yang bisa diajak untuk mengembangkannya di Indonesia.

"Ada lapangan pekerjaan yang harus diisi sekarang, jadi masih tetap butuh kita namanya tukang ngaduk semen, tembok, cat, tapi kita tak bisa bergantung ke cara itu, tapi cara baru seperti 3D printing," ujar Rudiantara di Jakarta, Selasa (17/9).

Dia menjelaskan, pihaknya telah berdiskusi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Nantinya, dengan printer 3D ini, proses pembangunan satu rumah minimalis dalam satu hari serta menghemat biaya.

Meski demikian, di balik penggunaan teknologi ini, Rudiantara juga memiliki solusi untuk kuli bangunan. "Kita harus justru antisipasi jadikan mereka sebagai operator 3D printer, karena 3D printing harus ada yang mengoperasikan, karena itu kan enggak canggih-canggih amat, itu level teknis," imbuhnya.

Dia pun menekankan agar masyarakat jangan takut kehilangan pekerjaan karena perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi justru membuat lapangan pekerjaan semakin banyak dengan cara yang baru.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini