Rini: Ambil alih PGN, Pertamina jadi perusahaan 3 terbesar dunia

Selasa, 13 Desember 2016 12:50 Reporter : Siti Nur Azzura
Rini: Ambil alih PGN, Pertamina jadi perusahaan 3 terbesar dunia Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno terus mengejar target holding beberapa perusahaan BUMN, salah satunya di sektor energi. Menurutnya, holding di sektor energi ini masih dalam proses finalisasi, sedikit mundur dari target holding energi yang seharusnya rampung akhir tahun ini.

"(Holding energi BUMN) sekarang sedang proses final," kata Rini di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (13/12).

Dia menjelaskan, revisi Peraturan Presiden (PP) Nomor 44 tahun 2005 tentang tata cara penyertaan dan penatausahaan modal negara pada badan usaha milik negara sudah selesai. Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan PP baru untuk mengatur Pertamina mengakuisisi saham PGN (inbreng) yang dimiliki pemerintah.

PP inbreng sendiri adalah memindahkan aset PGN ke aset Pertamina tanpa mengeluarkan biaya. Di mana aset yang dimasukkan hanya aset yang dimiliki oleh pemerintah, sementara sebagian aset PGN lainnya tetap dimiliki oleh pemegang saham publik.

"Memang PP No 44 sudah selesai itu sebagai dasar. Kemudian ada 2 PP lagi. Yaitu PP inbreng dari Kementerian Keuangan yang nanti akan ditandatangani presiden, saya harapkan sebelum akhir tahun selesai. Tapi kalau tidak (selesai) tidak apa-apa, saya harapkan permulaan tahun selesai," imbuhnya.

Dengan adanya holding energi ini, kekuatan Pertamina dan PGN akan semakin besar. Bahkan, Rini menargetkan dengan adanya holding ini, PT Pertamina bisa menjadi perusahaan terbesar ke-3 di dunia.

"Dengan ini saya meyakini bahwa Pertamina dan PGN akan jadi kuat ke depan. Kalau sekarang Pertamina jadi perusahaan terbesar ke-5 di dunia, maka Pertamina harus jadi 3 besar dunia. Sama seperti ekonomi Indonesia yang terbesar di dunia," pungkas Rini. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini