Rights Issue, Lippo Karawaci Raih Komitmen Investasi dari Gateway Partners

Selasa, 7 Mei 2019 09:56 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Rights Issue, Lippo Karawaci Raih Komitmen Investasi dari Gateway Partners Bursa Saham Lippo Karawaci. REUTERS/Daniel Munoz

Merdeka.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hari ini menerima komitmen dari perusahaan private equity Gateway Partners LLC (Gateway Partners) untuk berpartisipasi dalam rights issue. Komitmen ini menyusul perjanjian yang telah ditandatangani George Raymond Zage III dan Chow Tai Fook Nominee Limited untuk membeli saham LPKR melalui rights issue.

CEO LPKR, John Riady, mengatakan investasi Gateway Partners di Lippo Karawaci merupakan bukti kepercayaan mereka terhadap kemampuan perseroan untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan perumahan, dan layanan kesehatan kelas dunia di Indonesia.

"Kami berterima kasih atas partisipasi Gateway Partner dan kami akan terus fokus pada pelaksanaan pekerjaan dan menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham kami," ujar John dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/5).

Perusahaan lain dalam portofolio Gateway Partners termasuk pengembang real estat di Vietnam, No Va Land Investment Group; jaringan klinik kesehatan di Singapura, Healthway Medical; perusahaan pengolahan air terbesar di Indonesia, Moya Holdings Asia; serta produsen roti dan kue di India, Mrs. Bectors Food Specialities.

Sejak pengumuman rencana transformasi LPKR pada 12 Maret 2019, harga saham perseroan kembali menguat (rebound) dan obligasinya menjadi salah satu yang memiliki kinerja terbaik di Asia. Transformasi yang dilakukan perseroan juga sangat tepat waktu dengan semakin pastinya Joko Widodo akan terpilih kembali, yang akan mendorong momentum pertumbuhan Indonesia dan optimisme terhadap LPKR dalam hal pendapatan dan aset.

Berbasis di Singapura dan Dubai, Gateway Partners dikelola oleh V. Shankar, mantan direktur dan Chief Executive Officer Standard Chartered Bank untuk Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika. Shankar mengatakan Gateway Partners mengadopsi strategi investasi back-to-basics, dengan mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang mendapat manfaat dari faktor demografi yang menguntungkan, peningkatan konsumsi per kapita dan meningkatnya urbanisasi.

Dana yang dimiliki perusahaan, Gateway Fund I, dengan total aset USD 757 juta pada awal 2019, memfokuskan investasinya pada perusahaan-perusahaan yang melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika.

"Lippo Karawaci sangat cocok dengan mandat investasi kami, mengingat fokus LPKR di sektor perumahan dan pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat kelas menengah Indonesia yang jumlahnya semakin meningkat." [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini