RI-Singapura Sepakati Travel Corridor Arrangement, Ini Keuntungannya

Minggu, 18 Oktober 2020 10:41 Reporter : Dwi Aditya Putra
RI-Singapura Sepakati Travel Corridor Arrangement, Ini Keuntungannya Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin. ©2020 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia dan Singapura mengimplementasikan penuh Travel Corridor Arrangement (TCA) atau juga dikenal dengan Reciprocal Green Lane (RGL). Skema ini khusus diperuntukkan bagi WNI dan warga negara Singapura yang ingin melakukan perjalanan bisnis mendesak, perjalanan diplomatik dan kedinasan.

Adapun Bandara Soekarno-Hatta sebagai satu-satunya bandara yang menjadi pintu masuk TCA/RGL Indonesia – Singapura telah melakukan sejumlah persiapan di antaranya menetapkan alur khusus bagi penumpang pesawat yang memanfaatkan skema ini.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan, sejumlah ketentuan yang disepakati kedua negara akan diterapkan sebagai suatu prosedur keberangkatan dan kedatangan.

"Sejumlah check point akan dilalui oleh penumpang rute Indonesia – Singapura yang memanfaatkan jalur TCA/RGL ini, di mana prosedur yang diterapkan fokus pada aspek kesehatan," ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (18/10).

Berikut alur keberangkatan traveler di Bandara Soekarno-Hatta dalam skema TCA/RGL di rute Indonesia – Singapura:

1. Traveler melalui thermal scanner di terminal penumpang pesawat.
2. Traveler menuju counter check in maskapai untuk kemudian menunjukkan hasil test PCR yang berlaku 72 jam dan kemudian melakukan verifikasi aplikasi e-HAC (electronic health alert card).
3. Proses penerbangan.

Sementara, berikut alur kedatangan traveler di Bandara Soekarno-Hatta dalam skema TCA/RGL di rute Indonesia – Singapura:

1. Traveler landing tiba di terminal kedatangan.
2. Traveler menuju check point clearance aplikasi e-HAC yang sudah diisi sebelum keberangkatan.
3. Traveler memproses imigrasi dan bea cukai.
4. Traveler menuju check point pemeriksaan PCR test. Apabila dinyatakan negatif, traveler dapat melanjutkan ke tujuan akhir di Indonesia. Jika hasil positif, traveler akan mengikuti proses karantina.

"Pengecekan hasil PCR test akan dilakukan dua kali yakni saat keberangkatan dengan surat hasil maksimal 72 jam, dan kemudian traveler akan menjalani PCR test saat kedatangan di bandara. Saat ini PT Angkasa Pura II tengah menyiapkan Laboratory Test Facilities di Bandara Soekarno-Hatta," jelas Muhammad Awaluddin.

Baca Selanjutnya: Penerbangan Jakarta – Singapura...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini