RI Ekspor 76,8 Ton Ikan Kerapu Hidup Asal Anambas hingga Awal September 2020

Kamis, 10 September 2020 17:36 Reporter : Anisyah Al Faqir
RI Ekspor 76,8 Ton Ikan Kerapu Hidup Asal Anambas hingga Awal September 2020 Ekspor Impor. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Effi Sjuhairi mencatat, ekspor ikan kerapu sejak Januari sampai awal September 2020 mencapai mencapai 76,80 ton. Nilai ekonomi dari ekspor ikan kerapu hidup asal Kepulauan Anambas mencapai Rp 5,28 miliar.

"Selama kurun waktu Januari 2020 hingga awal September 2020, ekspor kerapu hidup asal Anambas mencapai 76,80 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp 5,28 miliar," kata Effi melalui keterangan resminya, Jakarta, Kamis (10/9).

Sejak awal September sebanyak 15 ton kerapu hidup telah diekspor melalui jalur laut, dengan nilai mencapai Rp 945 juta. Selama pandemi tren ekspor ikan kerapu hidup dirasakan fluktuatif. Meski tidak jumlah permintaan tidak berpengaruh, namun terhambat oleh proses pengiriman barang. Sehingga secara pengiriman mengalami penurunan dan terhambat.

Effi menjelaskan semua pembudidaya di Kepulauan Anambas merupakan pembudidaya skala kecil. Mereka akan menjual hasilnya kepada para pelaku ekspor yang juga sebagai pembudidaya.

Di sisi lain, jika pembudidaya mengalami kesulitan dalam pembiayaan dan operasional usaha. Jika para pembudidaya kesulitan membeli pakan, maka mereka akan meminjam uang kepada para pengepul. Untuk itu, pihaknya akan memfasilitasi dan memberikan pendampingan agar kemitraannya saling menguntungkan.

"Katakan lah kesulitan pakan dan yang lainnya mereka akan minta bantu atas nama pinjaman kepada pengumpul tersebut," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ekspor Impor
  3. Perikanan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini