RI-China Sepakat Kembangkan Kawasan Industri di Masing-masing Negara

Kamis, 14 Januari 2021 10:15 Reporter : Anisyah Al Faqir
RI-China Sepakat Kembangkan Kawasan Industri di Masing-masing Negara Cikarang, kawasan industri yang berkontribusi besar untuk masyarakat. ©Shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia dan China sepakat akan melakukan pengembangan kawasan industri di masing-masing negara. Kedua negara akan mengimplementasikan kerja sama bertajuk 'Two Countries Twin Park' yang diusulkan Pemerintah Provinsi Fujian, China.

Dalam pengembangan kawasan industri ini akan melibatkan Yuanhong Industrial Park dengan Kawasan Industri Bintan, Kawasan Industri Aviarna, dan Kawasan Industri Batang. Di masa depan perusahaan asal China juga dapat melakukan investasi di Indonesia.

Khususnya di bidang hilirisasi industri, mobil listrik, dan baterai lithium. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi model untuk kerja sama selanjutnya antara Indonesia dan RRT.

"Kami harap kedua negara dapat bekerja untuk mendorong realisasi dari program ini," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (14/1).

Luhut menurturkan, investasi yang dilakukan China di Indonesia telah memenuhi 4+1 Rule of Thumb. Antara lain ramah lingkungan, transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja dengan menggunakan tenaga kerja lokal, menciptakan nilai tambah, dan model kerjasama business to business (B2B).

"Investasi China di Indonesia telah memenuhi 4+1 Rule of Thumb yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia," kata Luhut.

Selain itu, proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung juga diharapkan dapat diperpanjang menjadi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung-Surabaya. Bahkan dalam hal ini, Luhut menyebut Presiden Joko Widodo telah meminta langsung Presiden China, XI Jinping untuk ikut berpartisipasi.

"Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan kepada Presiden Xi Jinping agar RRT dapat berpartisipasi dalam proyek tersebut" kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan China sepakat melakukan penandatangan dokumen kerjasama (MoU) terkait proyek kerja sama 'Two Countries Twin Park' pada Selasa (12-01-2021) di Parapat, Sumatera Utara.

Kerjasama bertujuan untuk membangun model baru industri antara Indonesia dan Tiongkok, membentuk dasar yang efisien bagi investasi dan perdagangan dua arah, dan memperkuat pertukaran kerja sama ekonomi dan perdagangan. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini