Retina dan Glaukoma Center RS Mata Achmad Wardi Dibangun dari Wakaf Produktif

Rabu, 21 Oktober 2020 13:43 Reporter : Dwi Aditya Putra
Retina dan Glaukoma Center RS Mata Achmad Wardi Dibangun dari Wakaf Produktif Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik kehadiran fasilitas Retina dan Glaukoma Center di Rumah Sakit Mata Achmad Wardi, Serang, Banten. Menurutnya, fasilitas ini menjadi wujud nyata dari inovasi keuangan dan sosial islam melalui skema berbasis cash waqf linked sukuk (CWLS).

"Pada hari ini kita bicara Retina dan Glaukoma Center dari RS Mata Achmad Wardi. Ini wujud nyata dari manfaat instrumen keuangan yang berbasis syariah dalam hal ini wakaf produktif yaitu melalui CWLS yang pertama kali diterbitkan," kata dia saat memberikan sambutan, Rabu (21/10).

CWLS didesain sebagai instrumen untuk mendorong pengembangan wakaf produktif. Dengan hasil investasi dana wakaf tersebut, lalu dimanfaatkan untuk pembentukan aset-aset seperti Glukoma Center di RS Achmad Wardi. "Dia merupakan aset wakaf baru melalui pembiayaan kegiatan sosial seperti wakaf," imbuh dia.

Bendahara Negara ini mengharapkan dengan CWLS ini, masyarakat bisa mendapat kemudahan untuk melakukan wakafnya. Kemudian juga bisa memberikan manfaat luas ke masyarakat melalui sebuah instrumen keuangan negara yang dipercaya.

Penerbitan CWLS yang pertama kali adalah pada 10 Maret 2020 dengam metode private placement. Artinya, para peminat untuk mendapatkan cash waqf langsung beli dan BWI bertindak sebagai nazhirnya.

Proyek BWI hasil investasi CWLS ini kemudian disalurkan untuk berbagai kegiatan-kegiatan sosial dan produktif seperti renovasi dan pembelian alat kesehatan, juga untuk pembelian ambulans, serta mendukung pembangunan dan optimalisasi Retina Center RS Achmad Wardi.

"Hasil dari CWLS dibayarkan tiap bulan selama 5 tahun digunakan untuk pelayanan operasi katarak gratis bagi kaum dhuafa di RS yang sama. Dengan demikian ktia targetkan jumlah dhuafa yang dilayani selama 5 tahun capai 2.513 pasien," katanya.

Baca Selanjutnya: Penerbitan CWLS...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini