Resmi IPO, MNC Vision Networks Tawarkan Harga Rp240 per Lembar Saham

Senin, 8 Juli 2019 10:59 Reporter : Merdeka
Resmi IPO, MNC Vision Networks Tawarkan Harga Rp240 per Lembar Saham MNC Vision Networks melantai di bursa saham. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT MNC Vision Networks menjadi satu dari tiga perusahaan yang mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/7). Penawaran Umum Perdana emiten dengan kode saham IPTV ini ditetapkan sebesar Rp240 per lembar saham.

Harga saham IPTV sempat dibuka memerah -1,67 persen atau minus 4 poin menjadi Rp236 pada saat pembukaan perdagangan di BEI pukul 09.00 WIB. Tak berselang lama, harga saham segera menghijau 9,17 persen atau meningkat 22 poin pada pukul 09.11 WIB.

Komisaris Utama MNC Vision Networks Syafril Nasution menyampaikan, aksi korporasi ini menjadi titik awal bagi perseroan untuk mengembangkan bisnis perseroan ke depan.

"IPO ini merupakan titik awal dan komitmen kami untuk dapat mengakses dana publik guna pengembangan usaha ke depan. Ini juga jadi titik awal untuk semakin memberikan layanan berkualitas dan maksimal kepada masyarakat Indonesia," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Adapun penetapan harga Rp240 per lembar saham yang dilakukan IPTV mewakili 3,522 miliar saham baru atau 10 persen dari modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah PUP dengan valuasi perseroan pasca penawaran umum sebesar Rp8,45 miliar.

Bersamaan dengan IPO, perusahaan juga menerbitkan waran, di mana setiap saham berhak atas satu waran untuk membeli satu lembar saham perseroan seharga Rp288.

Pasca IPO, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) selaku induk usaha masih mempertahankan 90 persen saham pengendali di IPTV sebelum pelaksanaan waran. Dengan asumsi semua waran dilaksanakan, BMTR akan mengendalikan 80 persen dari perseroan.

Sementara Direktur Utama MNC Vision Networks Ade Tjendra mengatakan, dana tersebut akan digunakan oleh pihaknya untuk pengembangan usaha. Dia juga berharap perusahaannya dapat menguasai pasar tv berbayar di Tanah Air.

"Perseroan percaya akan mempertahankan kepemimpinannya di pasar tv berbayar, fixed broadband dan OTT. Karena layanan kami mencakup seluruh spektrum layanan tv berbayar konvensional hingga digital dengan konten yang superior," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini