Resign setelah libur Lebaran dianggap waktu tepat, ini alasannya

Selasa, 4 Juli 2017 07:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Resign setelah libur Lebaran dianggap waktu tepat, ini alasannya resign. shutterstock

Merdeka.com - Terkadang, pergi bekerja menjadi sangat sulit karena Anda sudah merasa tidak nyaman. Penyebabnya, bisa mengerjakan proyek sulit, pekerjaan terlampau banyak, hingga gaji yang tak kunjung naik.

Selain itu, ada juga kasus seseorang ternyata tidak nyaman dengan rekan-rekan kerja di kantor. Dengan kata lain, Anda harus menghindari mereka setiap bekerja.

Dalam situasi tertentu, seseorang lebih memilih berpindah kerja daripada bertahan di bekas tempat kerjanya dengan terpaksa.

Dikutip dari Cek Aja, jika sudah seperti itu, membuat surat pengunduran diri pun menjadi jalan terakhir sembari menaruh harapan yang lebih baik di tempat lain.

Namun, masalah waktu bisa membuat seseorang tetap bertahan sementara. Tujuannya, untuk menunggu waktu yang tepat.

Seringkali seseorang menganggap setelah Lebaran adalah waktu yang tepat untuk resign. Mengapa? Berikut ini alasannya.

2 dari 4 halaman

Mengamankan THR

rev1Meme THR. ©istimewa

Seringkali seseorang menahan keinginan resign agar tetap mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh. Meskipun sudah merasa tidak cocok dengan lingkungan kantor atau pekerjaan yang tidak menyenangkan, niat untuk resign akan tertahan hingga mengantongi THR.

Apabila ternyata sudah bisa bekerja di kantor baru setelah libur Lebaran, THR di tahun berikutnya juga akan selamat dan penuh karena sudah bekerja selama setahun.

3 dari 4 halaman

Lowongan kerja melimpah

melimpah rev1Ilustrasi wawancara kerja. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Creativa

Dampak dari banyaknya karyawan resign setelah mendapatkan THR ialah lowongan kerja di kantor lain juga akan melimpah. Saat ini melamar kerja semakin mudah dengan adanya berbagai situs lowongan kerja.

Agar bisa langsung mendapatkan pekerjaan baru setelah Lebaran, sebaiknya mulai melamar minimal dua bulan sebelum Lebaran. Mengingat proses rekrutmen biasanya tidak singkat.

4 dari 4 halaman

Momen yang tepat untuk memulai awal baru

tepat untuk memulai awal baru rev1Ilustrasi wawancara kerja. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Odua Images

Saat Lebaran, karyawan biasanya mendapatkan libur cukup panjang. Padahal di hari-hari biasa, terkadang ada kondisi yang membuat seorang karyawan sulit mendapatkan persetujuan ketika mengajukan cuti. Jadi, libur lebaran akan terasa seperti anugerah tersendiri.

Jadi libur tersebut dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga dan menyegarkan pikiran. Dengan begitu, memulai sesuatu yang baru setelah libur Lebaran terasa sangat tepat.

Memulai karir di tempat baru pun akan lebih bersemangat karena otak telah istirahat sejenak dari urusan pekerjaan.

  [bim]

Baca juga:
Pada diaspora, Jokowi minta promosikan RI tarik investasi asing
Mau resign tapi tak ada panggilan kerja, intip hal perlu dilakukan
Gaji Anda tak pernah ada kenaikan, ini penyebabnya
Ini 5 ciri yang bikin orang gagal sukses dalam karirnya
Intip 4 tips tangkal bangkrut saat Anda masih menganggur

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tips Karir
  3. Top List
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini