Rencana Perpanjangan Rute MRT ke Tangerang Masuk Studi Kelaikan

Selasa, 16 April 2019 12:45 Reporter : Dwi Aditya Putra
Rencana Perpanjangan Rute MRT ke Tangerang Masuk Studi Kelaikan MRT. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Rencana perpanjangan rute Mass Rapid Transit (MRT) dari Jakarta hingga ke Tangerang Selatan (Tangsel), Banten nampaknya akan segera terealisasikan. Sebab, rencana tersebut saat ini sudah dalam tahap studi kelaikkan atau yang dikenal dengan Feasibility Study (FS).

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan, studi kelaikkan sendiri tengah didorong dan dikebut kajiannya. Dia berharap pada Juni 2019 ini sudah bisa selesai.

"Nah udah-mudahan target mereka (PT MRT) selesai untuk FS-nya di bulan Juni. Kalau sudah selesai nyampein ke kita, nanti kita sama-sama dengan PT MRT menghadap pak Gubernur DKI," kata Airin saat ditemui di ICE BSD, Tanggerang, Senin (15/4).

Airin menjelaskan, studi kelaikkan sendiri dilakukan oleh PT MRT Jakarta yang merupakan pengelola dari Moda Raya Terpadu tersebut. Beberapa data yang diperlukan untuk proses studi ini pun sudah diberikan.

Dari hasil studi kelaikkan sudah didapatkan beberapa alternatif rute. Namun, Airin mengaku sampai sekarang belum menerima rute mana saja yang nantinya akan dilewati oleh MRT Jakarta.

"Iya PT MRT, jadi kita hanya diminta oleh mereka data-data sudah kita kasih semuanya. Terus mereka juga sudah sounding ke lapangan, mereka sudah lihat ada beberapa alternatif trase," jelasnya.

Kendati demikian, Airin sendiri tengah melakukan sounding untuk mengajukan rute khusus kepada PT MRT Jakarta agar bisa melewati wilayah Ciputat dan Pamulang. Menurutnya, kedua daerah tersebut sangat merupakan kawasan padat penduduk sehingga membutuhkan transportasi modern itu.

"Yang pasti ada beberapa rute permintaan saya. Supaya bisa masuk ke Ciputat, bisa masuk ke daerah Pamulang itu kan banyak masyarakatnya di situ. Tapi ya kita tunggu saja hasil FS-nya seperti apa," jelasnya.

Mengenai skema pembiayaan, Airin menyebut akan menggunakan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Namun dirinya belum bisa menyebutkan secara pasti bagaimana dan siapa saja yang akan membiayai MRT hingga ke Tangerang tersebut.

"Pendanaannya KPBU. Nanti kita lihat mana sajanya kan ada market soundingnya," ucapnya.

Seperti diketahui, PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah melakukan studi kelayakan perpanjangan rute transportasi tersebut berdasarkan surat dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Hasil studi itu nantinya akan terlihat mengenai potensi penumpang, pendapatan hingga pengembangan integrasi.

Direktur Keuangan dan Administrasi MRT Jakarta Tuhiyat menyatakan sesuai Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) adanya perpanjangan dari Lebak Bulus hingga wilayah Pondok Cabe. Akan tetapi, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meminta adanya perpanjangan kembali dari Pondok Cabe sampai Tangerang kota.

"Tapi ibu Wali Kota minta dibelokkan ke arah BSD atau Puspitek, sampai ke Rawa Buntu dan Tangerang Kota," katanya beberapa waktu lalu. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini