Reksadana Pendapatan Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Diminati

Kamis, 26 September 2019 17:02 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Reksadana Pendapatan Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Diminati SVP Wealth Management Bank BCA, Adrianus Wagimin. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - SVP Wealth Management Bank BCA, Adrianus Wagimin mengungkapkan saat ini reksadana jenis pendapatan tetap paling diminati oleh investor. Selain itu, jenis reksadana lainnya adalah pasar uang dan campuran.

"Kita jual reksadana mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, dan campuran termasuk saham. 30-an produk kita jual di sini, pendapatan tetap yang paling besar (peminatnya)," kata dia, saat ditemui di Menara BCA, Jakarta, Kamis (26/9).

Dia menjelaskan, reksadana pendapatan tetap banyak peminatnya sebab investor saat ini masih enggan mengambil risiko yang cukup tinggi dalam berinvestasi. Seperti diketahui, jenis pendapatan tetap merupakan reksadana yang paling minim risiko dan mudah dipahami oleh pemula.

"Kalau saya lihat customer Indonesia tuh masih belum terlalu agresivitasnya terlalu tinggi. Mungkin karena ah nyoba dulu deh, biasanya kalau nyoba tidak mungkin langsung agresif nah jadi ada masa-masa pendapatan tetap dulu baru naik ke campuran baru naik ke yang saham," ujarnya.

Selain itu, saat ini minat investasi masyarakat Indonesia mulai meningkat, terlihat dari adanya peningkatan jumlah nasabah khususnya di BCA. Selain adanya peningkatan customer, minat beli juga semakin meningkat. Contoh terakhir saat peluncuran surat berharga pemerintah dengan kode SBR008 yang penjualannya melampaui target.

"Peluncuran SBR008 so far penjualan kita juga bagus. Dari target internal kami pun melampaui sekali dan kemarin kita cuma narget 300 kita bisa jual sampai 600 an sih. Jadi ini yang memang kita lihat masyarakat tambah bagus minatnya juga oke," ujarnya.

Dia juga menyatakan pihaknya terus mengedukasi masyarakat mengenai produk-produk investasi yang dapat dibeli. "Kita berusaha menyampaikan bahwa anda kalau mau beli produk investasi belilah dengan benar dan kita berusaha mengajarkan bagaimana tujuan beli satu produknya itu," tutupnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini