Reksadana masih positif meski Rupiah anjlok

Jumat, 31 Agustus 2018 14:51 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Reksadana masih positif meski Rupiah anjlok Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Rupiah saat ini terus terdepresiasi atau melemah terhadap Dolar Amerika, saat ini posisi Rupiah sudah tembus level 14.710. Kondisi saat ini tentu saja berpengaruh pada reksadana. Saat ini reksadana berbasis Dolar mengalami kenaikan.

Presiden Direktur Manulife Asset Management Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro kondisi reksadana masih tetap positif di tengah Rupiah yang sudah menembus level 14.700.

"Kalau saya lihat perkembangan reksadana cukup positif kalau jumlah unit penyertaannya itu nambah banyak. Kalau hanya lihat Rupiah atau dana kelolaan nya memang terkoreksi turun karena pasar sih. Jadi mungkin harus dilihat saat pasar bergejolak orang akan keluar dari pasar reksadana ternyata enggak, jadi investor kita cukup percaya jika pertumbuhan pasar modal kita oke," kata dia saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (31/8).

Dia menambahkan, depresiasi yang dialami oleh Rupiah merupakan fenonemena global. Meski demikian, kondisi Rupiah pun masih relatif stabil meski Dolar meningkat.

"Rupiah ini sebetulnya tidak melemah sendirian kalau dibandingkan dengan mata uang Asia, Asean, negara berkembang kecuali Dolar," imbuhnya.

Dia menjelaskan, meski tengah terdepresiasi namun Rupiah masih jauh lebih tangguh dibanding mata uang di beberapa negara lain.

"Kita cukup kuat jika dilihat PDB (Produk Domestik Bruto) kita masih (bagus) pertumbuhan nya. Tapi kalau melawan US Dolar larinya kenceng banget memang. Ini bukan hanya masalah Indonesia saja tapi semua mata uang negara-negara dunia," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini