Redam Dampak Corona, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan untuk Karyawannya

Selasa, 24 Maret 2020 06:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Redam Dampak Corona, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan untuk Karyawannya Ilustrasi bekerja. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - virus corona telah memukul perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sektor industri dan bisnis juga ikut terdampak wabah ini. Banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan tanggap darurat untuk mencegah penyebaran virus dan kerugian yang makin dalam.

Regina Phelps, merupakan seorang konsultan manajemen krisis yang memasukkan perencanaan pandemi ke dalam daftar layanan perusahaannya di akhir 1990-an. Ketika wabah flu burung (H5N1) terjadi, maka perusahaannya bisa memberi tahu bagaimana caranya perusahaan untuk bertahan.

Phelps adalah pendiri Solusi Manajemen & Keselamatan Darurat di San Francisco, tempat ia menasehati perusahaan seperti Whole Foods, Nike dan Starbucks tentang rencana manajemen krisis, termasuk kemungkinan pandemi. Banyak perusahaan telah menghentikan perjalanan dan meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah.

Berikut adalah empat saran dari Phelps mengenai apa yang harus dilakukan pengusaha terhadap karyawannya, dan untuk menjaga agar semuanya tetap terkendali, dilansir CNBC Make It.

Ketahui Siapa yang Sakit

Pertama, perusahaan perlu tahu apa yang terjadi dengan karyawan atau vendor mereka, apakah ada yang sakit. Manajer harus terus-menerus memeriksa karyawan mereka bahkan ketika mereka sedang bekerja dari rumah, untuk melihat apakah mereka memiliki gejala sakit sejak meninggalkan kantor.

"Jika ada yang terkena virus corona, Anda perlu mewawancarai karyawan tersebut untuk menentukan dengan siapa mereka berhubungan dan kemudian mewawancarai orang-orang itu dan mengirim mereka pulang selama 14 hari," katanya.

1 dari 1 halaman

Sesuaikan Lingkungan Kerja

kerja

Jika Anda tidak menerapkan sistem kerja dari rumah, maka Anda perlu mengatur ulang lingkungan kerja agar tetap menerapkan social distancing. Meja mungkin perlu dipindahkan dan area yang disentuh orang perlu dibersihkan beberapa kali sehari.

Perusahaan juga perlu menutup ruang publik, seperti ruang istirahat atau kantin. "Jadi, kita berbicara tentang jarak enam kaki. Tidak ada jabat tangan dan tidak ada pertemuan tatap muka."

Beri Dukungan Konseling

Perusahaan harus mengerahkan semua layanan Program Bantuan Karyawan mereka untuk memberikan dukungan emosional dan konseling bagi karyawan.

Dalam pengalamannya, banyak orang menjadi takut di masa kacau seperti ini dan merasa sangat kesepian. Jadi penting bagi perusahaan untuk membuat karyawan mereka merasa didukung di dan di luar pekerjaan. [azz]

Baca juga:
Bisnis Ini Tetap Bisa Dilakukan Meski Ada Virus Corona
Jangan Lakukan 5 Hal Ini Jika Ingin Sistem Kerja dari Rumah Tetap Efektif
Saran Mark Cuban Agar Pengusaha Tak Perlu Lakukan PHK Selama Wabah Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini