Realisasi Investasi Subsektor EBTKE Capai USD1,51 Miliar di 2021

Senin, 17 Januari 2022 12:18 Reporter : Dwi Aditya Putra
Realisasi Investasi Subsektor EBTKE Capai USD1,51 Miliar di 2021 panas bumi. shutterstock

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan realisasi investasi subsektor EBTKE mencapai USD1,51 miliar di 2021. Pencapaian ini meningkat dari realisasi 2020 mencapai USD1,36 miliar.

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan, realisasi tersebut bersumber dari bidang konservasi energi USD0,01 miliar, bioenergi USD0,34 miliar, aneka EBTKE USD0,48 miliar, serta terdiri dari panas bumi USD0,68 miliar.

"Alhamdulillah tahun ini juga terjadi capaian dari sisi konservasi energi sebesar 10 juta dolar ya jadi secara total USD1,5 miliar," kata Dadan saat konferensi pers, Senin (17/1).

Dia menambahkan, untuk target realisasi di 2022 pihaknya menargetkan dua kali lipat daripada realisasi tahun sebelumnya. Di mana investasi tersebut diharapkan nantinya banyak masuk ke sektor panas bumi.

"Target 2022 angkanya adalah USD3,9 miliar dan kita mengharapkan nanti banyak ke investasi yang berada di sektor panas bumi," katanya.

Jika dirincikan, untuk sektor panas bumi pemerintah menargetkan sebesar USD0,95 miliar. Kemudian untuk aneka EBT USD2,79 miliar, bioenergi USD0,16 miliar dan konservasi energi USD0,01 miliar. [azz]

Baca juga:
Pemerintah akan Uji Jalan Kendaraan B40 di Februari 2022
Bauran EBT di 2021 Baru Mencapai 11,5 Persen
Realisasi Penerapan B30 di 2021 Capai 99,9 Persen
Menteri Erick: Batubara pada 2060 Sudah Tidak Terpakai Lagi
Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Pengangguran Saat Seluruh PLTU Dipensiunkan
Melihat Perbukitan di China Dipenuhi Panel Surya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini