Razia lokasi hiburan malam saat Ramadan resahkan pengusaha

Minggu, 14 Juni 2015 13:13 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Razia lokasi hiburan malam saat Ramadan resahkan pengusaha disco dugem. Gregor Kervina / Shutterstock.com

Merdeka.com - Tindakan semena-mena aparat keamanan dalam menjalankan razia tempat hiburan malam dikeluhkan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Hiburan Malam. Pihaknya meminta aparat keamanan berpikir positif dengan kehadiran usaha hiburan.

Ketua Asosiasi Hiburan Malam Adrian Maulite merasa aneh lantaran hasil razia tidak maksimal. "Pengusaha itu bingung dengan operasi berlebihan dan hasilnya kurang. Itulah makanya, saat saya rapat dengan BNN (Badan Narkotika Nasional), kita saling positif saja. Kalau pikiran kita positif, di lapangan pasti juga," kata Adrian kepada merdeka.com, beberapa waktu lalu.

Dia meminta, aparat keamanan melakukan razia secara tertutup. "Itu lebih bagus," tegasnya.

Pemilik tempat hiburan Golden Crown ini menuturkan, dalam menjalankan usahanya di dunia hiburan, para pengusaha butuh ketenangan. Maka itu dia mengharapkan proses razia dilakukan secara rapih.

"Kadang-kadang pengusaha ini butuh hiburan dan ketenangan. Apalagi kalo ada (razia), wahh, bikin pusing," ujarnya.

Lebih aneh lagi, lanjut dia, razia besar-besaran kerap hanya terjadi di DKI Jakarta. "Ya saya bersabar sajalah. Yang jelas, Perda yang ada sudah dibentuk, dan serahkan saja," terangnya. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini