Rasio Kepemilikan Mobil Masyarakat Indonesia Terendah di Asia Tenggara

Kamis, 10 Juni 2021 12:22 Reporter : Sulaeman
Rasio Kepemilikan Mobil Masyarakat Indonesia Terendah di Asia Tenggara GIIAS 2019. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan RI, memproyeksikan industri otomotif dalam negeri masih bisa tumbuh lebih tinggi ke depannya. Menyusul masih rendahnya rasio kepemilikan mobil di Indonesia.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana mencatat, saat ini, rasio kepemilikan mobil di Indonesia hanya mencapai 99 unit per 1.000 orang. Rasio tersebut jauh lebih rendah ketimbang sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

"Karena kalau kita bandingkan dengan Thailand itu 275 kendaraan per 1000 orang" ucapnya dalam webinar bertajuk Sektor Otomotif Nasional: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang, Kamis (10/6).

Sementara itu, Malaysia berhasil membukukan kendaraan rasio kepemilikan mobil yang lebih tinggi ketimbang Indonesia maupun Thailand. Yakni mencapai 400 unit kendaraan per 1000 orang.

"Padahal Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan kelas menengah akan mencapai 143 juta orang. Atau sekitar 50 persen dari jumlah penduduk Indonesia," terangnya.

Maka dari itu, dia meminta pelaku industri otomotif dalam negeri untuk serius menggarap pasar domestik. Mengingat terbukanya peluang pasar akibat masih rendahnya rasio kepemilikan mobil.

"Jadi, kita lihat peluang potensial untuk meningkatkan sektor otomotif di Indonesia cukup besar," tekannya.

Baca Selanjutnya: Data Kemenperin: Dari 1000 Orang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini