PUPR Ajukan Tambahan Kuota 140.000 Rumah Subsidi

Kamis, 29 Agustus 2019 13:45 Reporter : Merdeka
PUPR Ajukan Tambahan Kuota 140.000 Rumah Subsidi Dirjen Penyediaan Perumahan PUPR Khalawi Soal Rumah Subsidi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengajukan tambahan kuota rumah subsidi sekitar 140.000 unit kepada Kementerian Keuangan. Dengan begitu, kuota rumah subsidi akan mencapai 208.000 unit.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, mengatakan alokasi rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun ini sebelumnya adalah 68.000 unit.

"Pak Menteri (PUPR, Basuki Hadimuljono) sudah menyurati Bu Menkeu (Sri Mulyani Indrawati) untuk meminta tambahan kuota. Kita tunggu saja hasilnya," ujar dia di Jakarta, Kamis (29/8).

Adapun hingga Agustus 2019, penyerapan rumah subsidi telah mencapai 54-55 ribu unit, atau sekitar 80 persen. Masih ada sisa sekitar 13.000 unit rumah yang masih tersebar di sejumlah bank, khususnya Bank Tabungan Negara (BTN) di seluruh Indonesia.

Khalawi melanjutkan, Kementerian PUPR saat ini masih menunggu hasil kajian Kementerian Keuangan. Usulan tambahan 140.000 unit rumah subsidi itu bisa tercapai jika diajukan melalui mekanisme Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2019 yang masih perlu disetujui parlemen.

"Itu (tambahan rumah subsidi) pembahasan APBN-P. Itu Kementerian Keuangan. Karena melalui APBN-P, musti dibahas dengan DPR. Kita tinggal tunggu," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini