Puan Maharani Ajak G20 Kerja Sama Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi

Rabu, 5 Oktober 2022 18:46 Reporter : Anisyah Al Faqir
Puan Maharani Ajak G20 Kerja Sama Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi Puan Maharani. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta para negara G20 bisa memenuhi komitmen yang dibuat bersama dalam rangka menghadapi ancaman resesi global. Wujudnya dengan tetap menghormati kedaulatan dan integritas negara.

"Komitmen tidak berhenti hanya pada kata-kata, akan tetapi memiliki wujud dalam bentuk kerja-kerja nyata, sekecil apapun kerja nyata tersebut," kata Puan dalam Pertemuan Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10).

Dia menuturkan, komitmen ini untuk menghindarkan suatu sistem internasional yang hanya berorientasi kepada keinginan kekuatan besar tertentu saja. Dengan komitmen seperti ini, diharapkan setiap negara akan bersinergi dalam membangun kekuatan bersama dan bukan menghasilkan rivalitas ataupun dominasi.

"Bagaimana kita membangun suatu komitmen kerja bersama? Apabila disaat yang bersamaan kita memiliki orientasi dan kepentingan yang berbeda-beda?," kata dia.

Di samping memenuhi komitmen, penting juga memiliki pondasi saling percaya (trust building) dalam membangun Kerja bersama antar negara. Saling percaya, harus dapat ditunjukan melalui hubungan yang setara dalam upaya bersama mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

"Kita perlu mengubah paradigma winner takes all dan zero sum menjadi win-win dalam hubungan antar negara. Tanpa adanya trust, kita akan terus berkompetisi memaksimalkan keuntungan masing-masing," paparnya.

2 dari 2 halaman

Budaya Damai dan Toleran

Dialog dan diplomasi dalam penyelesaian berbagai masalah global, menjadi protokol yang utama dalam setiap kerja bersama antar negara. Budaya damai dan toleran (culture of peace and tolerance) semakin diperlukan dalam memperkuat interaksi antar bangsa dan negara.

"Kerja bersama antar parlemen berperan penting untuk menyebarkan budaya damai dan toleran, yang semakin diperlukan menghadapi ketegangan geopolitik saat ini," kata di.

Krisis yang datang silih berganti telah menjadi bagian dari era kenormalan baru. Berbagai krisis yang dialami saat ini tentunya bukan yang terakhir.

Maka, parlemen pada kesempatan P20 ini, harus dapat merumuskan suatu agenda, yang dapat meningkatkan kemampuan setiap negara untuk merespon dan menghadapi berbagai permasalahan global. [idr]

Baca juga:
Waspada Resesi, CEO Perusahaan di Asia Pasifik Bersiap Kurangi Jumlah Karyawan
Hadapi Resesi Global, Menparekraf Sandiaga Uno Berharap pada Wisatawan Nusantara
Puan Maharani: Waspada Resesi Ekonomi Berdampak Penurunan Kesejahteraan Masyarakat
Airlangga Optimis Ekonomi RI Tahun Depan Tetap Positif di Tengah Ancaman Resesi
Deretan Negara Rasakan Gejala Resesi Ekonomi, Termasuk Harga Makanan Naik Tajam
Prabowo: Krisis Dunia ke Depan Lebih Parah, Mereka Sebut Perfect Storm

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini