PTPN Group Siap Beli Gula Kristal Putih Petani Rp11.500 per Kg

Minggu, 22 Mei 2022 12:00 Reporter : Siti Nur Azzura
PTPN Group Siap Beli Gula Kristal Putih Petani Rp11.500 per Kg gula. shutterstock

Merdeka.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group siap membeli gula kristal putih milik petani tebu rakyat dengan harga Rp11.500 per kilogram, naik Rp1.000 dibanding tahun lalu.

"Manajemen PTPN Group menyetujui untuk melaksanakan pembelian gula kristal putih milik petani tebu rakyat produksi musim giling tahun 2022 yang diolah di pabrik gula PTPN Group," kata Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani di Jakarta, dikutip Antara, Minggu (22/5).

Sesuai dengan ketentuan pembelian GKP milik petani tebu nomor DPAT/KEP/18/2022, PTPN Group hanya membeli GKP melalui perwakilan petani tebu yang ditunjuk untuk menandatangani dokumen berupa surat, kontrak jual-beli, surat perintah setor, dan lain-lain.

"Manajemen PTPN Group memerintahkan kepada anak usaha di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara untuk membeli GKP milik petani tebu dengan mengedepankan prinsip-prinsip bisnis serta tata kelola perusahaan yang baik," ujarnya.

PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) selaku anak perusahaan PTPN Group akan memfasilitasi penjualan GKP tersebut melalui mekanisme lelang elektronik (e-auction) dengan menggunakan prinsip open market, transparent, accountable, dan tidak mendistorsi pasar.

Untuk mengurangi beban petani, mulai tahun ini PT KPBN tidak membebankan dan mengenakan jasa atau fee kepada petani tebu agar petani mendapatkan harga jual yang maksimal atas GKP miliknya.

"Dari harga Rp11.500 per kg, kami berharap agar 100 persen hasil penjualan masuk ke kantong petani, tanpa potongan jasa atau fee penjualan. Ini menunjukkan komitmen PTPN Group dalam menjaga keekonomian hasil budi daya tebu dan usaha gula milik rakyat," kata Abdul Ghani.

Dengan demikian diharapkan menjaga keberlangsungan perkebunan tebu dan usaha gula milik rakyat dan menempatkan petani sebagai mitra dalam sistem rantai pasok industri gula nasional. Kebijakan penetapan harga acuan itu tidak semata perhitungan bisnis karena Holding Perkebunan Nusantara PTPN III selaku BUMN juga memiliki tugas sebagai stabilisator harga dan pasokan komoditas pangan strategis, termasuk gula.

Melalui keputusan pembelian GKP rakyat ini, PTPN Group mampu mendukung ketahanan pangan, membangun ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui kebijakan pro rakyat ini, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III berupaya mewujudkan visi Kebanggaan Baru Indonesia. [azz]

Baca juga:
Intip Kemegahan Pabrik Gula Djatiroto Lumajang, Ada Rumah Mewah dan Kereta Unik
Manfaat Scrub Gula dan Madu untuk Wajah, Ketahui Cara Membuatnya
PTPN Kirim 300.000 Liter Minyak Goreng dan 800 Ton Gula ke Indonesia Timur
Wamen BUMN Minta PTPN Tingkatkan Produksi Gula
Susul Minyak Goreng, Giliran Stok Gula Menipis di Sulsel

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Gula
  3. Petani
  4. Pertanian
  5. PTPN
  6. BUMN
  7. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini