PT Railink sebut pembangunan kereta bandara baru Yogyakarta akan lebih mudah

Rabu, 27 Desember 2017 15:03 Reporter : Desi Aditia Ningrum
PT Railink sebut pembangunan kereta bandara baru Yogyakarta akan lebih mudah Proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - PT Railink mengungkapkan, setelah Kereta Bandara Soekarno Hatta, kereta bandara juga akan dibangun di Yogyakarta. Dari segi infrastruktur, Yogyakarta dinilai lebih siap.

Dirut PT Railink Heru Kuswanto mengatakan, selain kesiapan infrastruktur, pembangunan kereta bandara di Yogyakarta dari sisi bisnis cukup bagus. Sebab, jalan raya di kota tersebut sangat padat.

Dengan begitu kemungkinan besar masyarakat akan beralih ke kereta bandara. "Kami minat di Yogya secara analisis bisnis bagus. Jaraknya bagus, waktu tempuhnya bagus, Infrastruktur lebih siap. Track existing juga sudah doble track. Tinggal tambah 5 Km, di sana juga tidak seberat di sini (Jakarta)," katanya di Stasiun Sudirman, Jakarta, Rabu (27/12).

Pembangunan bandara dan kereta bandara, lanjutnya, diharapkan berjalan beriringan. Dia mengatakan saat ini jumlah penumpang bandara di Yogyakarta mencapai 7,5-8 juta per tahun. Sehingga apabila dibuka bandara baru akan tembus 14 juta penumpang per tahun.

"Kalau dibuka new Yogyakarta dengan kapasitas bandaranya luar biasa. Saya pikir 2018-2020 kapasitasnya sudah di atas 12 jutaan mungkin 14 jutaan, kalau saya lihat forecast kemarin saya lihat sektiar 14 jutaan itu sangat bagus dari sisi ukuran pasar," jelas Heru.

Dia menambahkan, rencana ini sudah dibicarakan kepada pemegang saham. "Kalau investasi kan oleh induk. Rolling stock oleh Railink. Dalamnya stasiun kami, ticketing kami, tapi konstruksi oleh induk. Biasanya pembagian gitu," tandasnya. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini