PT Jiwa Syariah Mitra Abadi, perusahaan asuransi syariah pertama melantai di bursa

Senin, 18 Desember 2017 10:34 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
PT Jiwa Syariah Mitra Abadi, perusahaan asuransi syariah pertama melantai di bursa Penutupan Bursa. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk atau JMA Syariah hari ini resmi melantai di pasar modal dengan mencatatkan saham perdana di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). JMA Syariah menjadi perusahaan asuransi jiwa syariah pertama yang go public dan merupakan emiten ke-34 di 2017. Pencatatan saham JMAS ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga.

Pada penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan dengan kode emiten JMAS ini melepas 400 juta saham atau setara dengan 40 persen modal disetor setelah IPO. Saham JMAS dicatatkan dengan harga penawaran Rp 140 per saham.

Pada pencatatan perdana, saham JMAS langsung melejit 70 persen atau 98 poin ke level ke Rp 238. Saham JMAS ditransaksikan sebanyak 18 kali dengan volume sebanyak 630 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 14,99 juta.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat berharap, dengan pencatatan JMAS sebagai asuransi syariah pertama, dapat mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sejenis untuk menjadi perusahaan terbuka.

"Seperti yang selalu kita sampaikan tidak perlu menunggu besar untuk IPO tapi dengan IPO maka perusahaan jadi besar," kata Samsul, di Gedung BEI, Senin (18/12).

Samsul mengungkapkan, melalui gelaran IPO, perusahaan menargetkan dapat menghimpun dana sebesar Rp 56 miliar. "Keseluruhan dana dari IPO akan digunakan perseroan untuk modal kerja," ujarnya.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Jasa Utama Capital Sekuritas. JMA Syariah adalah perusahaan asuransi jiwa syariah yang didirikan oleh KOSPIN JASA dan insan-insan pelaku ekonomi Koperasi Indonesia. JMA Syariah telah menerima izin operasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada September 2015.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini