Proyek infrastruktur tak ampuh berantas kemiskinan, ini penyebabnya

Kamis, 7 Desember 2017 16:22 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Pembangunan Jalan Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/pramirvan datu

Merdeka.com - Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungky Sumadi menyebut bahwa proyek pembangunan infrastruktur yang selama ini digalakkan Pemerintah Jokowi-JK belum tentu dapat mengentaskan kemiskinan. Hal ini bisa terjadi jika pembangunan infrastruktur tidak diikuti dengan program bantuan sosial yang tepat sasaran.

"Infrastruktur itu untuk memperbaiki situasi, tapi belum tentu situasi itu menjadi lebih baik kalau orang-orang miskin itu tidak ada bantuan sosial khusus," ungkapnya di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Dia mengakui bahwa pembangunan proyek infrastruktur akan menggairahkan iklim investasi, serta memperlancar arus distribusi barang dan jasa.

"Infrastruktur itu secara umum untuk nomor satu membuat investor datang. Kayak gula. Kalau kita lempar gula semut datang. Kalau orang mau investasi nggak ada jalan nggak ada listrik itu susah. Juga memperlancar arus orang, barang, dan jasa," kata dia.

Namun, proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang selama ini dijalankan pemerintah mesti dipertajam dengan distribusi bantuan sosial yang baik dan terintegrasi, sehingga dampak yang diterima masyarakat lebih besar.

"Jadi Infrastruktur membuat situasi jadi lebih baik dan bantuan (sosial) ini membantu mereka (masyarakat kurang mampu) untuk menikmati Infrastruktur itu dan juga cepat naiknya," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.