Proyek Double-Double Track Cakung-Bekasi Masih Terkendala Lahan

Jumat, 12 April 2019 13:13 Reporter : Merdeka
Proyek Double-Double Track Cakung-Bekasi Masih Terkendala Lahan KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta-Banten Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tengah mempercepat pembangunan double-double track Manggarai-Bekasi.

Sampai saat ini, yang sudah dibangun dan mulai dioperasikan hari ini adalah untuk lintas Jatinegara-Cakung dengan panjang 9,5 Km. Dengan demikian masih ada lintas Cakung-Bekasi sepanjang 12 Km yang masih dibangun.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta-Banten, Jumardi mengatakan, untuk lintas Cakung-Bekasi saat ini proses konstruksinya masih terkendala lahan.

"Kendalanya dari segi pembangunan, pembebasan lahan. Kranji ada beberapa warga yang mau dibebasin lahannya, sedang proses di pengadilan," kata dia di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4).

Lahan yang belum bisa dibebaskan yaitu seluas 1.600 x 200 meter. Hanya saja, lahan yang dibebaskan ini bukan diperuntukkan untuk rel kereta apinya, melainkan hanya berupa perluas akses warga sebagai dampak proyek tersebut.

"Kami harus ganti jalur akses warga itu sehingga pada saat operasi kereta jangan sampai keluar rumah langsung rel," tegasnya.

Meski demikian, Jumardi optimis pembebasan lahan ini bisa segera dieksekusi untuk kemudian penyelesaian penyambungan rel di wilayah tersebut.

Mengenai nilai investasinya, Jumardi mengungkapkan untuk pembuatan DDT ini per kilometernya butuh Rp 60 miliar.

"Manggarai-Bekasi akhir 2020 selesai. Secara kontraktual 2021. Itu kalau kita bisa melakukan percepatan," pungkasnya.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini