Promosi Pemerintah Belum Optimal Bikin Jumlah Wisman Tak Capai Target di 2018

Jumat, 9 Agustus 2019 16:27 Reporter : Dwi Aditya Putra
Promosi Pemerintah Belum Optimal Bikin Jumlah Wisman Tak Capai Target di 2018 Ilustrasi bandara. ©shutterstock.com/Rob Wilson

Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan salah satu penyebab jumlah wisatawan mancanegara pada 2018 tidak mencapai target. Salah satunya adalah, upaya promosi yang dilakukan oleh pemerintah dinilai belum optimal.

"Menurut pandangan kami salah satunya karena kita kurang mempromosikan kepada selling (penjualannya)," katanya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8).

Dia menilai, sejauh ini dari sisi branding yang dilakukan pemerintah dalam menggenjot jumlah wisatawan mancanegara sudah berjalan baik. Hanya saja, hal itu tak didukung dari sisi penjualan.

"Kemarin bersama dengan Kementerian Pariwisata itu termasuknya kurang berhasil karena pada waktu itu industri membuat sedemikian banyak paket wisata tidak ada dana mempromosikannya sebagai sellingnya.

"Karena biasanya selling ini kan kita mengiklankan baik itu cetak non cetak maupun juga dalam bentuk travel mart. itu tidak terjadi. Jadi itu juga termasuk faktor yang tidak mendukung," sambungnya.

Haryadi yang juga menjabat Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ini juga menyesalkan dengan kondisi tersebut. Padahal dari tingkat hunian hotel sendiri dinilai sudah jauh lebih cukup untuk menampung jumlah wisatawan mancanegara.

"Padahal kita dari jumlah kamar itu jauh lebih cukup. Lebih dari 600 ribu inventory kita mungkin sekarang sudah 700 ribu itu adalah hotel konvensional di luar pada yang sharing ekonomi jadi kalau ditambah sharing ekonomi sudah sekitar 1 juta kamar itu yang kami bisa lakukan," tandasnya.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2018 sebesar 15,81 juta kunjungan. Dengan angka ini, maka target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara oleh pemerintah sebesar 17 juta kunjungan meleset. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini