Pro Kontra Revisi Aturan Pengendalian Rokok

Selasa, 1 Juni 2021 18:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pro Kontra Revisi Aturan Pengendalian Rokok Ilustrasi rokok. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) menyambut baik rencana pemerintah untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) 109 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Mengingat revisi ini perlu dilakukan agar pengendalian tembakau bisa dilakukan dengan optimal.

"Alhamdulillah sekarang Menkes komitmen akan menyelesaikan revisi PP 109," ujar Ketua Komnas PT Hasbullah Tabrani di Jakarta (1/6).

Sejak tahun – tahun sebelumnya, Komnas PT bersama LSM anti tembakau lainnya cukup konsisten mengawal revisi PP 109 mengingat prosesnya terkesan lamban. Desakan revisi terus dilakukan kepada regulator agar pengendalian tembakau bisa dilakukan dengan optimal.

Dia memandang, Revisi PP 109 penting untuk dilakukan agar masyarakat mendapat kemudahan untuk mengakses layanan program berhenti merokok, serta menjamin ketersediaan obat-obatan yang digunakan dalam program berhenti merokok.

Adapun pasal yang akan didorong di antaranya terkait larangan iklan rokok, grafik iklan rokok 90 persen minimum 70 persen, larangan pengecer dan memfasilitasi 'klinik berhenti merokok'. "Bersama Menteri yang baru, Komnas PT melakukan action untuk menjelaskan duduk perkaranya risikonya seperti apa dan menjelaskan kondisi negara lain seperti apa," kata Hasbullah.

Baca Selanjutnya: DPR Tak Setuju Revisi Aturan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini