Presiden Jokowi Siapkan Langkah Mendorong Pengusaha Lokal Menjadi Pemain Kelas Dunia

Jumat, 16 Agustus 2019 11:24 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Presiden Jokowi Siapkan Langkah Mendorong Pengusaha Lokal Menjadi Pemain Kelas Dunia Jokowi Pidato di Sidang Tahunan MPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Presiden Jokowi mendorong pengusaha Tanah Air untuk berani menembus pasar dunia. Tak hanya pengusaha, perusahaan pelat merah pun dituntut untuk melebarkan sayapnya ke dunia.

"Kita harus berani melakukan ekspansi tidak hanya bermain di pasar dalam negeri. Produk-produk kita harus mampu membanjiri pasar regional dan global. Pengusaha-pengusaha dan BUMN-BUMN kita harus berani menjadi pemain kelas dunia. Itu yang harus kita lakukan. Talenta-talenta kita harus memiliki reputasi yang diperhitungkan di dunia internasional itu yang harus kita siapkan. Sekali lagi kita harus semakin ekspansif, from local to global," ujarnya dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8).

Guna mewujudkan hal tersebut, Presiden Jokowi menegaskan Indonesia harus segera berbenah. Saat ini dinilai adalah momentum yang tepat, tatkala antara 2020 hingga 2024, Indonesia berada di puncak periode bonus demografi.

"Jika kita lebih fokus mengembangkan kualitas SDM dan menggunakan cara-cara baru maka saya yakin bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan," tuturnya.

Pemerintah saat ini sudah melakukan pembenahan lembaga pendidikan dan pelatihan secara besar-besaran agar mampu menghadapi perubahan. Persaingan dunia yang semakin ketat dan disrupsi di berbagai bidang, membutuhkan kualitas SDM yang tepat.

"Kita butuh SDM yang berbudi pekerti luhur dan berkarakter kuat. Kita butuh SDM yang menguasai ketrampilan dan menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan masa depan," tuturnya.

Presiden Jokowi memaparkan keterampilan vokasional yang akan dibutuhkan pasar atau 'the emerging skills' harus sudah dilatihkan sejak pendidikan menengah ini. Untuk tingkat pendidikan tinggi, Indonesia harus berani mencanangkan target tinggi. SDM lulusan pendidikan tinggi, harus kompetitif di tingkat regional dan global.

"Pertama, SDM kita harus kompetitif dalam karakter yaitu pekerja keras jujur kolaboratif solutif dan enterpreneurship. Kedua, SDM kita harus kompetitif dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang menguasai the emerging skills yang mampu mengisi the emerging jobs dan inovatif dan membangun the emerging business," tutup Presiden Jokowi. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini