Presiden Jokowi sentil Pertamina di pembukaan pertemuan IPA ke-42, soal apa?

Rabu, 2 Mei 2018 10:47 Reporter : Supriatin
Presiden Jokowi sentil Pertamina di pembukaan pertemuan IPA ke-42, soal apa? Jokowi lepas ekspor Xpander. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka The 42nd Indonesia Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition di Jakarta Convention Center, Plenary Hall, Jakarta, Rabu (2/5). Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan.

Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi mengaku sangat senang bisa hadir dalam acara konvensi dan pameran migas tahunan terbesar yang diadakan oleh Indonesian Petroleum Association ini.

"Sangat berbahagia sekali pada pagi hari ini saya bisa hadir dalam pameran dan konvensi tahunan Indonesia. Ini dia industri yang paling terkenal dan elit," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Presiden Jokowi kemudian memuji kiprah para pengusaha Indonesian Petroleum Association. Dia menyebut, para pengusaha di industri tersebut sudah menginvestasi ratusan triliun Rupiah di Tanah Air.

"Pengusaha-pengusahanya menggeser ke sana sini bukan hanya pilihan triliun tapi ratusan triliun," ujarnya.

Karena jumlah investasi yang cukup besar, sambung Presiden Jokowi, para politisi dibuat gemetar oleh para pengusaha. Namun, dia mengaku merasa biasa-biasa saja.

"Inilah industri dengan nama besar dengan tokohnya yang membikin gemetar para politisi tapi untuk saya ya biasa saja," kata dia.

Presiden Jokowi menambahkan, belakangan ini dirinya dibuat geleng-geleng kepala oleh Pertamina. Berdasarkan informasi yang dikantonginya, sejak tahun 1970-an, Pertamina tidak pernah melakukan eksplorasi dalam jumlah besar.

"Sejak 70-an tidak pernah melakukan eksplorasi dalam jumlah yang besar sampai saat ini. Yang kecil-kecil saja iya. Ini ada apa?" ucapnya.

Maka dari itu, dia memerintahkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memangkas regulasi dan peraturan yang ada pada instansi tersebut. "Saya perintahkan tahun lalu Menteri ESDM untuk memangkas regulasi peraturan yang ada Kementerian ESDM sudah dipangkas 186 peraturan yang buat ribet dan bertele-tele dibidang ini," paparnya.

Presiden Jokowi pun berharap, langkah ini dapat menggairahkan investasi pada hulu migas. "Yang kita harapkan bisa lebih disederhanakan dimudahkan sehingga investasi lebih banyak masuk ke negara Indonesia‎," tandasnya.

Dalam acara ini, Presiden Jokowi juga didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Polhukam Wiranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini