Presiden Jokowi Kesal Masih Temukan Lelang Proyek di November

Rabu, 6 November 2019 11:40 Reporter : Supriatin
Presiden Jokowi Kesal Masih Temukan Lelang Proyek di November Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang & Jasa 2019. ©2019 Merdeka.com/Titin Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2019. Dalam sambutan, Presiden Jokowi meluapkan kekesalannya terhadap pelaksanaan e-Tendering Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah (LKPP) yang belum rampung. Pada November 2019, memang ada Rp31,7 triliun tender konstruksi.

"Apakah mau kita ulang-ulang kayak gitu? Ini tinggal November Desember masih e-Tendering," ucap Presiden Jokowi dengan nada kesal di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (6/11).

"Mau manggil siapa kontraktornya? Siapa, coba maju sini saya beri sepeda," sambung Presiden Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, idealnya lelang konstruksi dilakukan pada Januari 2019. Menjelang akhir tahun, seharusnya proses konstruksi hampir rampung. Namun, yang terjadi saat ini masih jauh dari harapan Kepala Negara.

Presiden Jokowi menekankan, pada umumnya lamanya lelang konstruksi mengakibatkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum ambruk. Sebab, waktu pengerjaan terbilang sangat singkat di tengah musim penghujan.

"Akhirnya apa? Ya kualitasnya jelek, jembatan ambruk. Ya kayak gini, November masih lelang, SD ambruk. Karena kerja cepat-cepatan dan pas kerja pas basah, hujan. Tidak mungkin pekerjanya masih payung, udah bohong kayak gitu," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi meminta, ke depannya seluruh proses lelang konstruksi dilakukan awal tahun. Cara-cara lama harus segera ditinggalkan dan beralih ke pola baru yang lebih cepat.

"Saya mau bulan Januari langsung main, enak, kualitasnya baik. Kontraktornya juga enak tidak dikejar-kejar kayak hantu, enak. Kenapa kita senang mengulang hal yang sama dan itu jelek?" pungkas Presiden Jokowi. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini