Presiden Jokowi Instruksikan Proyek Hilirisasi Batubara Beroperasi dalam 30 Bulan

Senin, 24 Januari 2022 11:44 Reporter : Anggun P. Situmorang
Presiden Jokowi Instruksikan Proyek Hilirisasi Batubara Beroperasi dalam 30 Bulan Jokowi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo pada hari ini meresmikan Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batubara Menjadi Dimetil Eter (DME) atau gasifikasi batubara di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dia meminta proyek ini selesai dalam waktu 30 bulan dan tidak boleh mundur.

"Semua yang berkaitan dengan ini saya pastikan selesai yang sesuai disampaikan oleh Air Products & Chemical Inc (APCI) yakni 30 bulan (proyek selesai). Jangan ada mundur-mundur lagi," ujar Presiden Jokowi, Senin (24/1).

Proyek gasifikasi batubara ini akan dibangun oleh PT Pertamina (Persero) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang bekerjasama dengan dan Air Products & Chemical Inc (APCI). Total investasi dari APCI sebesar USD2,1 miliar atau setara Rp 30 triliun.

2 dari 2 halaman

Tekan Beban Subsidi LPG

subsidi lpg rev1

Presiden Jokowi melanjutkan, hasil api dari DME atau gasifikasi batubara ini mirip dengan LPG. Jika ini berjalan dan berproduksi maka dipastikan akan mengurangi subsidi LPG dari APBN Rp 7 triliun per tahun.

"Kalau semua LPG nanti disetop, dan semua nanti pindah ke DME, duitnya gede sekali hingga Rp 60-70 triliun, itu akan bisa dikurangi subsidinya dari APBN," katanya.

Dengan utilisasi 6 juta ton batubara per tahun, proyek ini ditargetkan dapat menghasilkan 1,4 juta DME per tahun kemudian mampu mengurangi impor LPG 1 juta ton per tahun. Dengan demikian bisa memperbaiki neraca perdagangan.

[bim]

Baca juga:
Investasi Rp 33 T Proyek Hilirisasi Batubara Terbesar Kedua di 2022 Setelah Freeport
Jokowi Soal Hilirisasi Batubara: Berpuluh Tahun Kita Nyaman Impor
Resmikan Proyek Hilirisasi Batubara, Jokowi Singgung Subsidi LPG Capai Rp 70 T
Jokowi Resmikan Pabrik Smelter Nikel: Industri Dalam Negeri Berkembang Cepat
Wapres Ma'ruf Amin Dorong Ekspor Produk Olahan Perkebunan
Kata Menteri Bahlil Soal Ramainya Minat Investasi Baterai Mobil Listrik di RI
Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Ingin RI Raup Keuntungan Maksimal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini