Presiden Jokowi Dukung Erick Thohir Rombak Direksi dan Pengelolaan BUMN

Senin, 2 Desember 2019 16:04 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Presiden Jokowi Dukung Erick Thohir Rombak Direksi dan Pengelolaan BUMN Presiden Jokowi. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung Menteri Badan Usaha Milik Negara(BUMN) Erick Thohir yang sedang melakukan perombakan dalam lingkup BUMN. Dia berharap dengan dilakukannya perubahan akan membuat manajemen yang baik dalam tubuh BUMN.

"Saya ingin pengelolaan di BUMN diperbaiki, baik perombakan total, maupun manajemen yang ada," kata Jokowi saat santap siang bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/12).

Jokowi menegaskan bahwa BUMN harus produktif dan jangan ada yang terbengkalai. "Jangan sampai ada aset yang tidak produktif, sehingga mengurangi produktivitas yang ada di manajemen yang ada," ungkap Jokowi.

Terkait beberapa nama-nama mantan menteri yang didapuk jadi jabatan dirut BUMN pun Jokowi enggan menanggapi. Dia meminta publik untuk bertanya langsung kepada Erick.

"Urusan BUMN, apalagi yang berkaitan dengan teknis. Itu berkaitan dengan Menteri BUMN, tanya ke Erick langsung," ungkap Jokowi.

1 dari 1 halaman

Rudiantara Ditunjuk Jadi Bos PLN

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). "Mudah-mudahan segera dilantik, yang jelas saya sudah tanda tangan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung dikutip dari Antara, Senin (25/11).

Pramono menyampaikan hal tersebut saat ditanya wartawan mengenai hasil Tim Penilai Akhir (TPA) untuk Rudiantara. "Mudah-mudahan segera dilantik, ini banyak perubahan lah di BUMN," tambah Pramono.

Rudiantara adalah Menkominfo periode 2014-2019. Sebelum menjadi Menkominfo, Rudiantara pernah menjadi Wakil Dirut PT PLN pada 2008-2009 lalu.

Selama di PLN, dia terlibat dalam pencarian pendanaan perusahaan terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Setelahnya, dia mengundurkan diri.

"(TPA) sudah selesai. Bolanya di Menteri BUMN," tambah Pramono.

Pramono mengakui bahwa Presiden Joko Widodo sedang berkonsentrasi untuk memperbaiki kondisi perekonomian.

"Salah satu yang ingin segera diselesaikan adalah BUMN karena di BUMN ini banyak BUMN besar yang memang perlu segera dilakukan pembenahan di antaranya yang sekarang sudah dilakukan Pertamina. Sebentar lagi PLN, kemudian Inalum, kemudian perbankan Mandiri, BTN dan beberapa bank lain," ungkap Pramono. [idr]

Baca juga:
Erick Thohir: 3 Deputi Akan Fokus Jalani Tugas Fungsional
Pemerintah Alokasikan Rp 1 T PMN di 2020 Tekan Defisit Transaksi Berjalan
Pemerintah Cari Sumber Penyakit BUMN yang Rugi Meski Disuntik PMN
Mengenal PT PANN, BUMN yang Buat Bingung Menteri Sri Mulyani dan Anggota DPR
Erick Thohir: Pembentukan Anak Usaha BUMN Tak Jelas Akan Saya Setop
Erick Thohir Bakal Ubah Konsep Super Holding BUMN jadi Sub-Holding, Begini Detailnya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini