Presiden Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Nelayan di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 17 April 2020 14:03 Reporter : Sulaeman
Presiden Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Nelayan di Tengah Pandemi Covid-19 nelayan. shutterstock

Merdeka.com - Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) mendesak presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak hanya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengonsumsi ikan di tengah ancaman penyebaran virus covid-19. Lebih jauh, Jokowi didesak untuk melakukan aksi nyata menyelamatkan jutaan rumah tangga nelayan di seluruh Tanah Air.

"Dari pada mengimbau masyarakat makan ikan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, Jokowi lebih baik mendorong KKP untuk melihat langsung kondisi nelayan di lapangan. Negara harus hadir untuk mereka," kata Sekretaris Jenderal KIARA, Susan Herawati, melalui siaran pers, Jumat (17/4).

Menurut Susan, persoalan lain yang dihadapi oleh keluarga nelayan adalah menurunnya pendapatan serta naiknya sejumlah harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar konsumsi harian. Sebab, selama ini keluarga nelayan menempati posisi paling bawah dalam struktur kemiskinan dan ketimpangan nasional sebelum pandemi virus asal kota Wuhan datang.

Pusat Data dan Informasi KIARA di tahun 2020 mencatat sejumlah dampak buruk yang dialami keluarga nelayan yakni hilangnya kesempatan untuk pergi melaut karena ketiadaan modal sejak pra-produksi. Selanjutnya terjadi penurunan pendapatan karena terputusnya supply chain usaha perikanan, ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar (pangan) akibat semakin naiknya harga kebutuhan bahan pokok.

Selain itu, tingginya angka kriminalitas yang dialami oleh nelayan karena sulitnya kehidupan ekonomi, tingginya angka kekerasan yang dialami oleh perempuan nelayan, hingga absennya pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan keluarga nelayan di saat wabah corona masih berlangsung.

"Berbagai dampak buruk yang dialami oleh nelayan di atas, menunjukkan bahwa keluarga nelayan dan pelaku perikanan rakyat lainnya di Indonesia merupakan kelompok masyarakat yang sangat rawan," jelas dia.

1 dari 1 halaman

Butuh Bantuan

rev1

Oleh karenanya, Jokowi diminta berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk memberikan bantuan kepada keluarga nelayan dan masyarakat daerah lainnya yang terdampak wabah corona.

Susan juga menuntut Presiden Jokowi untuk tidak menambah persoalan baru dengan mendorong percepatan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di tengah wabah corona yang kian meluas. Karena Undang-undang kontroversial ini dianggap bukan prioritas bagi kelangsungan hidup keluarga nelayan disaat kondisi ekonomi sulit.

"Pemerintah wajib mengutamakan keselamatan masyarakat pesisir, bukan mengimbau makan ikan atau mendorong pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja," pungkasnya. [idr]

Baca juga:
Pandemi Covid-19, Nelayan di Mamuju Kesulitan Jual Ikan
Anggota DPR Usulkan Bank Pangan untuk Jaring Pengaman di Tengah Wabah Corona
Presiden Jokowi Larang Penagihan Utang Pakai Debt Collector pada Ojek Online dan UMKM
Perizinan Kapal Dimoratorium, Tangkapan Udang Nelayan Tak Maksimal
Kapal Bocor dan Karam, Dua Nelayan Terombang Ambing di Selat Makassar
Ditahan di India Sejak September 2019, 3 Nelayan Aceh Akhirnya Dibebaskan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini