Presiden Jokowi: 141 Juta Penduduk akan Naik Kelas

Senin, 16 September 2019 12:19 Reporter : Merdeka
Presiden Jokowi: 141 Juta Penduduk akan Naik Kelas Presiden jokowi. ©2017 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, orang kaya di Indonesia akan semakin banyak di tahun 2020. Menurutnya, sebanyak 141 juta penduduk akan naik kelas disebabkan revolusi konsumen, yaitu semakin kayanya kaum middle class dan diikuti konsumsi yang semakin meningkat.

"2020 kita akan mengalami revolusi konsumen di mana 141 juta penduduk middle-nya akan naik kelas dan consumers. Ini bukti ada revolusi konsumen di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (16/9).

Dia menjelaskan, dengan kenaikan kelas ini, Indonesia akan menjadi semakin atraktif untuk para investor di mana secara market, pasar Indonesia akan semakin meluas. "Kita akan semakin menarik untuk investasi global, apalagi dengan situasi perekonomian yang melambat seperti ini. Ini jadi magnet konsumen," ujarnya.

Tetapi, tantangannya bagi Indonesia ialah bagaimana memanfaatkan momentum revolusi konsumen ini agar menjadi negara yang memproduksi bukan menjadi bangsa konsumen saja. "Revolusi konsumen jadi model untuk meningkatkan daya saing kita. Namun jangan sampai kita jadi bangsa yang konsumtif harus jadi bangsa produsen," tegasnya.

Meski begitu, dengan pasar yang semakin meluas, Indonesia ditakutkan hanya akan dibanjiri oleh sejumlah komoditas asing ke dalam negeri. Dengan kesempatan yang besar ini, Jokowi menegaskan Pemerintah akan terus berupaya memangkas sekaligus mempermudah proses perizinan investasi.

Dengan demikian, pemerintah bisa meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global, mengingat RI masih tertinggal dengan Malaysia dan Korea Selatan dalam hal daya saing dan produktifitas.

"Kita pemerintah akan terus bekerja keras menghilangkan halangan bisnis investasi sehingga kecepatan kita bisa bersaing dengan negara-negara lain," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini