PLN Terima Kompensasi Rp24,6 Triliun dari Pemerintah

Jumat, 1 Juli 2022 16:09 Reporter : Merdeka
PLN Terima Kompensasi Rp24,6 Triliun dari Pemerintah meteran listrik. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) telah menerima pembayaran kompensasi dari pemerintah atas kompensasi untuk memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat pada 2021 sebesar Rp24,6 triliun.

"Kita ingin menyampaikan, PLN telah menerima pencairan dana kompensasi di tahun 2021 dari pemerintah sebesar Rp24,6 triliun," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (1/7).

Darmawan mengapresiasi percepatan pembayaran dari pemerintah. Sebab, proses pencairan dapat dilakukan pembayarannya hanya satu semester setelah tutup tahun 2021 lalu.

"Sebelumnya, dana kompensasi dibayarkan setelah 2 tahun pasca tutup buku," imbuh dia.

Menurut dia, pembayaran dana kompensasi ini sangat berarti bagi PLN. Khususnya dalam rangka menjaga agar daya beli masyarakat dan inflasi terjaga, dan menjaga kesinambungan pelayanan listrik masyarakat.

"Sejak 2017 tidak pernah ada kenaikan tarif listrik untuk semua golongan. Pemerintah telah gelontorkan subsidi Rp 243 triliun, kompensasi Rp 94,17 triliun selama 5 tahun ke belakang," paparnya.

2 dari 2 halaman

Bantu PLN di Tengah Lonjakan Harga Komoditas

Sokongan dana pemerintah tersebut dinilainya sangat membantu PLN di tengah lonjakan harga-harga komoditas. Utamanya di sektor energi, baik batu bara, gas, hingga BBM.

"Untuk itu, kami jelaskan kompensasi ini merupakan bentuk dukungan dan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat. Untuk jaga daya beli dan inflasi, juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan listrik dengan kualitas prima dan kesinambungan," paparnya.

"Alokasi APBN untuk PLN ini untuk memastikan pelayanan kelistrikan terhadap masyarakat tidak terganggu. Kami dukung penalangan biaya listrik masyarakat terlebih dahulu, sehingga listrik tetap tersedia bagi masyarakat," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Terungkap, Alasan Tarif Listrik Sektor Bisnis dan Industri Tak Ikut Naik Mulai 1 Juli
Sukseskan Transisi Energi, PLN Usung Konsep Kekuatan Rakyat
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina hingga PLN Terkait Korupsi Gas Alam Cair
CEK FAKTA: Waspada Akun Instagram Palsu PLN Infokan Lowongan Kerja
Jokowi Minta PLN dan Pertamina Tak Hanya Andalkan Subsidi, Harus Ada Efisiensi
Tarif Listrik Kembali Naik, Lakukan Tips Ini Agar Tagihan Tak Bengkak
Tarif Listrik Indonesia Termurah Nomor 2 di ASEAN, Pertama Malaysia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini