PLN Tak Operasikan 10.000 MW Pembangkit Listrik Saat Lebaran

Kamis, 23 Mei 2019 16:42 Reporter : Merdeka
PLN Tak Operasikan 10.000 MW Pembangkit Listrik Saat Lebaran Pembangkit Listrik. ©2019 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - PT PLN (Persero) akan mengurangi pengoperasian pembangkit di wilayah Jawa Bali, sebanyak 20 unit dengan total kapasitas 10 ribu MW. Hal ini untuk mengimbangi penurunan konsumsi listrik saat lebaran Idul Fitri akibat berkurangnya kegiatan industri dan bisnis.

"Pada saat beban turun, beberapa pembangkit kita padamkan. Karena percuma dinyalakan tapi tidak ada beban," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin, Kamis (23/5).

Menurut Amir, pembangkit yang tidak dioperasikan berjenis Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), saat tidak dioperasikan pembangkit tersebut mengalami perawatan ringan sehingga saat dioperasikan kembali bisa lebih optimal.

"Sekali lagi bahwa kalau dimatikan itu memang bebannya rendah. Maka itu dimatikan. Dan itu berikan kesempatan pada pengelola pembangkit untuk lakukan simple inspection," jelasnya.

Sebelumnya, pada saat lebaran Idul Fitri beban puncak listrik sebesar 17.179 Mega Watt (MW), sementara daya mampu pasok sebesar 27.817 MW. Perkiraan konsumsi tersebut mengalami penurunan 56 sampai 60 persen.

Menurut Amir, penurunan konsumsi listrik terjadi secara bertahap mulai terjadi pada 31 Mei 2019 sampai 9 Juni 2019, penurunan terendah terjadi saat puncak perayaan Lebaran Idul Fitri yang diperkiraan jatuh pada 5 Juni 2019.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini