PLN Saran Banten Tetap Menjadi Kawasan Industri Dibanding Perumahan

Jumat, 29 Maret 2019 15:38 Reporter : Merdeka
PLN Saran Banten Tetap Menjadi Kawasan Industri Dibanding Perumahan PLN. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan proyek perluasan keempat PLTU Lontar Banten siap beroperasi September mendatang. Proyek yang bekerja sama dengan Jepang ini menggunakan batubara low rank.

PLN menyebut proyek ini untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik industri maupun masyarakat agar mendorong roda ekonomi di Indonesia, terutama pulau Jawa.

Namun, PLN khawatir bila Banten malah digunakan untuk kebutuhan perumahan. Hal itu dianggap bisa mengurangi potensi Banten sebagai kawasan industri yang menjanjikan.

"Sayangnya, daerah Banten terdesak menjadi perumahan, ekspansi sudah mulai ke Barat. Ini tentu mengurangi kesempatan Banten untuk menjadi daya dukung industri di indonesia," ujar Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN, Haryanto WS, pada acara press briefing di PLTU Lontar, Tangerang, Jumat (28/3).

"Kita mengharapkan bagaimana Banten ini terus menjadi daerah kawasan industri berat, yang akan didukung PLN dengan sistem yang sangat kuat, sehingga masalah reliability, kecukupan, tak jadi isu lagi," jelasnya.

Haryanto berkata menjadikan Banten sebagai kawasan industri bisa membantu ekonomi nasional dengan cara meningkatkan produk ekspor. Alhasil, defisit transaksi berjalan bisa teratasi karena adanya industri manufaktur.

Posisi Banten yang dekat sarana transportasi laut pun membuat bahan baku tersedia dengan mudah, ditambah lagi aksesnya yang hanya sekitar dua jam dari Jakarta. PLN pun menyayangkan jika orientasi Banten malah mengarah ke sektor perumahan ketimbang industri. "Bahan baku ada di sini, baja di sini, listriknya kuat, infrastrukturnya kuat, jangan disia-siakan," tegasnya.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini