Plafon KUR 2020 Naik, OJK Imbau Perbankan Lebih Selektif Beri Kredit

Rabu, 26 Februari 2020 15:36 Reporter : Merdeka
Plafon KUR 2020 Naik, OJK Imbau Perbankan Lebih Selektif Beri Kredit Ketua OJK Wimboh Santoso. ©2017 merdeka.com/idris

Merdeka.com - Pemerintah telah menurunkan suku bunga KUR menjadi 6 persen dari sebelumnya 7 persen. Selain itu, total plafon penyaluran KUR tahun depan naik sebesar 36 persen dari Rp140 triliun menjadi Rp190 triliun sesuai dengan ketersediaan anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2020.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, penyaluran KUR dapat meningkatkan dan memperluas akses wirausaha seluruh sektor usaha produktif kepada pembiayaan perbankan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing UMKM. Untuk itu, dia mengimbau agar perbankan lebih selektif dalam memberikan kredit.

"Kita imbau ke sektor keuangan jangan terlalu sering memberi kredit yang sekiranya tidak produktif. Jangan sampai over leverage," kata Wimboh di dalam acara CNBC Economic Outlook, di Jakarta, Rabu (26/2).

Dia mengatakan, tidak terlalu khawatir jika bank lebih pruden memberikan kredit. Namun dia tetap mengimbau agar pemanfaatan kredit bisa efisien.

"Ini tugas kita bersama bagaimana menstimulus perluasan kapasitas industri manufaktur, UMKM juga tidak bisa hidup begitu saja, mesti kita bina dalam satu kelompok dalam satu klaster, dan nanti pemerintah akan paham bagaimana permasalahannya," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Permudah Akses Pembiayaan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini